Kamis, 04 Juli 2013

Renungan Harian: Senin, 08 Juli 2013

Renungan Harian: Senin, 08 Juli 2013

Kej 28:10-22a; Mat 9:18-26.

Iman yang Menyelamatkan

 

                Bila berbicara perihal keyakinan pribadi, kita akan masuk dalam rana subyektivitas. Kita kerap mendengar bahwa pasien tertentu punya keyakinan akan dokter tertentu, sedangkan pasien yang lain belum tentu mempunyai keyakinan yang sama. Namun, sebuah keyakinan yang teguh, apa pun motifnya, tentunya akan mempengaruhi seseorang dalam hidupnya.

                Dalam Injil hari ini, dua orang sekaligus disembuhkan dan dibangkitkan oleh Yesus. Yang pertama wanita yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan dan yang kedua adalah anak kepala rumah ibadat yang dihidupkan. Kedua mukjizat ini terjadi karena sebuah keyakinan. Kepala rumah ibadat yakin bahwa anaknya akan dihidupkan oleh Yesus dan wanita yang menderita pendarahan yakin bahwa ia pasti sembuh bila menjamah jumbai jubah Yesus. 

                Kalau melihat pengalaman hidup kita sendiri, kita sering kurang sanggup menerima penderitaan dalam hidup. Kita gampang mengeluh dan tak jarang membuat kita kehilangan kepercayaan kepada Tuhan. Bila derita menimpa, apalagi kematian merenggut nyawa orang yang kita cintai, kita sering kecewa dan lupa berharap.

                Saudara-saudari yang baik, lewat bacaan Injil hari ini, kita sebetulnya diingatkan kembali bahwa derita bukanlah hal yang menyakitkan dan menakutkan bagi orang yang berharap pada-Nya. Badai pasti akan berlalu dan derita akan menjadi sukacita pada waktunya. Semoga! (DG)

 

Pelita Hati: Berharaplah kepada Tuhan, karena baiklah Dia!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar