Minggu, 14 Juli 2013

Renungan Harian: Selasa, 16 Juli 2013

Renungan Harian: Selasa, 16 Juli 2013

Kel 2:1-15a; Mat 11:20-24

 

Menjadi Orang yang Rendah Hati

 

Yesus mengecam penduduk kota Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum karena mereka tidak bertobat meski mereka telah melihat mukjizat yang telah dilakukan oleh Yesus di sana. Mereka keras hati. Kekerasan hati mereka sudah keterlaluan. Orang yang keras hati merasa diri tidak perlu bertobat dan menganggap diri benar. Kota Kapernaum adalah kota yang sangat makmur. Yesus lama tinggal di sana dan melakukan banyak mukjizat. Tetapi adakah orang-orang di sana menerima Yesus? Mereka terlalu bangga dengan diri mereka. Mereka sombong. Sementara itu, Yesus memuji penduduk kota Sidon, Tirus, dan Sodom yang semula kafir karena mereka bertobat meski Yesus hanya sedikit membuat mukjizat di sana.

Yesus tidak memandang asal-usul dan latar belakang kita, tetapi kualitas pribadi kita. Dalam hal ini, kualitas pribadi itu diukur dari keterbukaan kita untuk menerima kehadiran Tuhan dan karya-Nya serta usaha untuk terus-menerus bertobat dan menyucikan diri.

Kita janganlah membanggakan diri sendiri dan menjadi sombong tetapi hendaklah kita bangga karena Yesus telah menjadi Raja dan Juruselamat di dalam hidup kita. Tuhan tidak suka kepada orang yang sombong karena Ia mengasihi orang yang rendah hati (AP).

Pelita Hati: Tuhan tidak suka kepada orang yang sombong karena Ia mengasihi orang yang rendah hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar