Minggu, 03 Juni 2012

Renungan Harian: Selasa 5 Juni 2012

Renungan Harian: Selasa 5 Juni 2012

Mrk 12:13-17

Pada waktu itu beberapa orang Farisi dan Herodian disuruh menghadap Yesus, untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya, "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur. Engkau tidak takut kepada siapa pun, sebab Engkau tidak mencari muka, tetapi dengan jujur mengajarkan jalan Allah. Nah, bolehkah kita membayar pajak kepada kaisar atau tidak?" Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka,"Mengapa kalian mencobai Aku? Tunjukkanlah suatu dinar untuk Kulihat!" Mereka menunjukkan sekeping dinar. Lalu Yesus bertanya,"Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka,"Gambar dan tulisan kaisar." Maka Yesus berkata kepada mereka, "Berikanlah kepada kaisar apa yang menjadi...

 

GAMBAR DAN RUPA ALLAH

Ada orang menyampaikan pertanyaan karena mereka tidak tahu dan mereka ingin belajar. Tetapi ada juga orang mengajukan pertanyaan sekalipun mereka tahu jawabannya. Mereka ingin mencari kesalahan dari jawaban yang diberikan. Orang Farisi di dalam Injil bertanya pada Yesus, bukan karena mereka tidak tahu jawabannya. Mereka tahu jawaban tetapi mereka ingin Yesus melakukan kesalahan. Itulah pertanyaan yang bila dijawab akan salah, dan bila tidak dijawab akan salah juga.

Pada masa itu, Romawi menjajah Israel. Karena itu, ada perasaan sentimen terhadap kaum penjajah. Orang Israel merasa dirampok ketika orang Romawi mengutip pajak. Mereka tahu Romawi tidak punya hak melakukan hal itu. Tetapi di sisi lain, ada sekelompok orang dari antara orang Israel yang senang menjadi bagian dari kekaisaran Romawi. Mereka bersedia membayar pajak dan menghormati Romawi. Karena itu, ketika sebuah pertanyaan disampaikan, "Tuhan, apakah kami harus membayar pajak?" Jika Tuhan menjawab ya, kelompok penentang Romawi akan mengejar-Nya. Jika Dia menjawab tidak, maka kelompok pendukung Romawi akan melakukan hal yang sama. Tetapi Tuhan sungguh bijaksana. Tuhan berkata, "Lihatlah pada sebuah dinar. Gambar dan tulisan siapakah ini? Jika gambar Kaisar terdapat pada dinar tersebut, maka dinar tersebut adalah milik Kaisar, maka kembalikanlah pada Kaisar."

Menurut Kitab Kejadian, setiap manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Oleh karena itu, setiap manusia adalah dinar Allah. Sebagai dinar yang membawa gambar Allah, maka kita harus memberi dinar tersebut kepada Allah. Jadi, persembahkanlah dirimu secara total kepada Allah. Tuhan tidak dapat dipuaskan dengan persembahan atau sumbangan. Tuhan hanya dapat dipuaskan ketika gambar Allah yang tertera pada diri kita dikembalikan secara lengkap kepada-Nya tanpa syarat (DES).

 

Pelita Hati: Setiap manusia adalah dinar yang membawa gambar Allah, maka kita harus memberi dinar tersebut kepada Allah.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar