Jumat, 29 Juni 2012

Renungan Harian: Selasa 3 Juli 2012

Renungan Harian: Selasa 3 Juli 2012

Yoh 20:24-29

Pada hari Minggu Paskah, ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya, Tomas, seorang dari kedua belas murid, yang juga disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya, "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka, "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya, dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, aku sama sekali tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu, dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang. Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata, "Damai sejahtera bagimu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas, "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah....

 

APAKAH ANDA ORANG YANG TIDAK MUDAH PERCAYA?

"Kamu seperti Tomas tidak mau percaya," ungkap Deny pada temannya yang tidak gampang percaya sebelum melihat fakta. Ungkapan ini benar, rasul Tomas memang tidak gampang percaya akan sesuatu tanpa melihat buktinya. Sikapnya ini terlihat jelas ketika berhadapan dengan peristiwa penampakan Yesus setelah kebangkitan-Nya. "Sebelum aku melihat bekas luka paku pada tangan dan lambung-Nya dan memasukkan jariku ke dalamnya, aku sama sekali tidak mau percaya."

Ungkapan ini mungkin saja ungkapan rasa frustrasinya akan kematian Yesus yang konyol itu. Namun, Tomas tidak tinggal diam dan tidak mau berlama-lama dalam situasi ketidakpercayaannya itu. Dia mencari tahu, maka delapan hari setelah penampakan Yesus (yang tanpa dihadiri Tomas) itu, ketika mereka berkumpul lagi dia mengatakan kepada dirinya bahwa dia harus hadir. Aku ingin melihat dengan mata kepalaku sendiri apakah benar bahwa Yesus sungguh bangkit. Dan ternyata benar, ketika mereka berkumpul bersama, Yesus datang dan menampakkan diri kepada para murid. Sesudah Dia menyampaikan Salam Damai-Nya kepada para murid, Yesus mendekati Tomas dan berkata, "lihatlah tangan-Ku dan masukkanlah jarimu atas lambung-Ku, semoga engkau semakin percaya.

Pada saat itu segala keraguan Tomas hilang. Tiada kata-kata panjang yang dapat dia uraikan, tiada alasan yang dapat dia ungkapkan. Secara spontan dia berucap, "Ya Tuhanku dan Allahku." Dan apa yang terjadi? Yesus tidak mempersalahkan keraguan Tomas, tetapi dia meneguhkannya, "Engkau percaya karena telah melihat Aku, tetapi berbahagialah orang yang percaya meskipun mereka tidak melihat."  Kita pun tidak pernah melihat Yesus secara langsung, tetapi kehadiran-Nya tetap terasa dan nyata di dalam kehidupan kita setiap hari, di dalam pergaulan kita dengan teman, asal kita mau percaya (JRS).

 

Pelita Hati: Berbahagialah orang yang percaya meskipun mereka tidak melihat.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar