Minggu, 15 April 2012

Renungan Harian: Senin 16 April 2012

Renungan Harian: Senin 16 April 2012

Yoh 3: 1-8

Ada seorang Farisi yang bernama Nikodemus; ia seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang kepada Yesus pada waktu malam dan berkata,

"Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah;

sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya." Yesus menjawab, kata-Nya,"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya, "Bagaimana mungkin seorang dilahirkan kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus,"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan dari air dan roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah Roh. Janganlah engkau heran karena Aku berkata kepadamu : kamu harus dilahirkan kembali. Angin bertiup ke mana ia mau; engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu darimana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.'

 

LAHIR DUA KALI

Ketika seseorang sudah berumur tujuh belas tahun ia akan merayakan ulang tahunnya lebih meriah. Mengapa? Karena ia menganggap sudah dewasa. Namun, ingat belum tentu dia sudah punya KTP. Dalam KTP atau ID tertulis tanggal lahir kita masing-masing. Diharapkan kita tidak melupakan tanggal lahir itu. Namun, menjadi aneh kalau seseorang ditanya dan lupa: tanggal berapa Anda dipermandikan? Mungkin Anda sendiri tidak dapat langsung memberikan jawaban tanggal permandian.

Nikodemus berdialog dengan Yesus untuk mendalami hidup imannya. Untuk percaya kepada-Nya perlu dilahirkan kembali dalam air dan Roh. Pertobatan adalah penerimaan terhadap pribadi Yesus. Dalam beriman kita sesungguhnya juga dilahirkan baru dalam Kristus. Ketika kita dibaptis dalam Gereja, entah waktu kecil atau dewasa, kita lahir untuk kedua kalinya. Melalui Sakramen Permandian kita mengalami keselamatan, kita disatukan sebagai anggota Gereja.

Kita dilahirkan dalam Roh yang mempersatukan dan membebaskan dari kuasa kegelapan dan ketakutan. Seperti Petrus dan Yohanes dalam bacaan pertama, mereka justru berani jadi saksi Kristus. Semoga kita juga berani menjadi saksi kabar sukacita karena telah lahir kedua -kalinya dalam Kristus (BTK).

 

Pelita Hati Dengan pohon, iblis menjatuhkan Adam; dengan pohon salib Kristus mengalahkan iblis. (St. Yohanes Krisostomus)

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar