Senin, 30 April 2012

Renungan Harian: Kamis 3 Mei 2012

Renungan Harian: Kamis 3 Mei 2012

Yoh 14:6-14

Dalam amanat  perpisahan-Nya Yesus berkata kepada Tomas, "Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia, dan kamu telah melihat Dia."Kata Filipus kepada Yesus, "Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami, dan itu sudah cukup bagi kami."  Kata Yesus kepadanya, "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa kepada kami. Tidak percayakah engkau bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri,  tetapi Bapa yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, ....

 

JANGAN SESAT DI JALAN

Sebuah ungkapan mengatakan: "Banyak jalan menuju ke Roma". Ungkapan ini mengingatkan bahwa ada banyak cara untuk mencapai suatu tujuan. Cara yang dimaksud adalah cara yang benar, baik, dan halal bukan menghalalkan segala cara. Cara curang dan tidak benar untuk mencapai suatu tujuan harus dihindarkan bukan dihalalkan sebagaimana banyak terjadi di negeri ini. Sebagaimana korupsi dianggap jalan yang benar padahal nyata-nyata salah.

Dalam Injil hari ini Yesus berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup." Hal ini menunjukkan bahwa untuk mencari Tuhan tidak lain dan tidak bukan harus meluruskan jalan hidup. Jalan yang benar akan menghantar kita pada kebenaran. Segala yang benar dan baik akan memberikan inspirasi dan semangat dalam kehidupan. Kristus telah mengalahkan kematian menuju kehidupan. Semua itu dilakukan untuk kita karena kasih-Nya yang besar. Beriman pada Yesus artinya kita mesti meninggalkan cara-cara mengandalkan pikiran dan berani keluar dari pikiran untuk mengerti dan merasakan Tuhan itu hidup dan hadir di hati kita.

St. Filipus dan Yakobus, Rasul yang pestanya kita rayakan hari ini diajar untuk meminta dalam nama Yesus. Karena setiap yang mereka minta atas nama-Nya akan diberikan oleh Tuhan. Apakah kita juga sudah meminta kepada Yesus dengan kesungguhan hati kita? Kiranya kita dapat meneladani semangat hidup Filipus dan Yakobus dalam hidup kita sehingga jalan kebenaran yang kita cari tidak sesat. Semoga! (RBM)

 

Pelita Hati: Jalan yang benar akan menghantar kita pada kebenaran akan Kristus.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar