Selasa, 03 Januari 2012

TINGGAL BERSAMA TUHAN (Yoh 1:35-42)


RENUNGAN HARIAN: RABU, 4 JANUARI 2012


Yohanes 1: 35-42
Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!". Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?" Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus)." Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)."

TINGGAL BERSAMA TUHAN
“Hari-hari berlalu, usia bertambah bahkan tanpa terasa semua berjalan begitu cepat.” Beberapa orang dari antara kita kemungkinan besar pernah berucap demikian. Banyak faktor yang membuat seseorang berkata demikian, antara lain karena kesibukan atau kebingungan dalam menjalankan hidup, serta faktor keputusasaan.
Para murid Yohanes pun tampaknya kurang menemukan maka hidup yang sesungguhnya dengan benar dan berarti sehingga mereka ingin menemukannya. Mereka melihat bahwa hal itu nyata dalam diri Yesus sehingga mereka mencari Yesus. Mereka pun menemukan makna hidup dalam Yesus dan tinggal bersama-Nya.
Kita terkadang menemukan jadi diri kita dan bahkan didup kita dalam kekayaan kita, pendidikan kita, kehormatan kita, relasi kita, dan keberuntungan kita. Kita kerap meyakini bahwa dalam kesempatan itulah hididup kita sangat berarti. Akan tetapi, Tuhan berkata lain. Tuhan ingin agar mutu hidup kita dan apa yang kita cari, dapat ditemukan dengan tinggal bersama-Nya. Apa yang kita dapat di dunia ini, kiranya semakin membawa kita untuk selalu tinggal bersama Tuhan. Sebab bersama Tuhan, apa pun yang kita dapat dan perbuat akan semakin bekualitas dan mengarahkan kita kepada pemenuhan diri yang sejati. Jadi, jangan lupa pada Tuhan dalam hidup ini! (DG).

“Mutu hidup dan segala yang kita dambakan akan semakin mengkristal hanya dengan tinggal bersama Tuhan”

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar