Senin, 05 November 2012

Renungan Harian: Sabtu 3 Nopember 2012

Renungan Harian: Sabtu 3 Nopember 2012

Luk 14:1.7-11

Pada suatu hari Sabat Yesus masuk rumah seorang pemimpin orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama. Melihat tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat terhormat, Yesus lalu mengatakan perumpamaan berikut, "Kalau engkau diundang ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan.

Sebab mungkin ada undangan yang lebih terhormat daripadamu. Jangan-jangan orang yang telah mengundang engkau dan tamu itu berkata kepadamu Berikanlah tempat itu kepada orang ini. Lalu dengan malu engkau harus pindah ke tempat yang paling rendah! Tetapi apabila engkau diundang, duduklah di tempat yang paling rendah dan berkata:

Sahabat, silakan duduk di depan. Dengan demikian, engkau mendapat kehormatan di mata semua tamu yang lain. Sebab barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan; dan barangsiapa merendahkan diri, akan ditinggikan."

 

SEMAKIN RENDAH HATI

Rendah hati bukan berarti tidak menghargai pemberian Tuhan, yang bisa jadi memang indah dan baik pada diri orang; tetapi itu diterima dengan rasa syukur kepada Tuhan, tidak untuk disombongkan. Dosa pertama dalam Kitab Suci ialah kesombongan manusia. Bentuk kesombongan itu ialah manusia ingin menyerupai Allah. Manusia lupa akan dirinya sebagai bagian dari ciptaan.

Keutamaan orang-orang Kristen ialah kerendahan hati, mengambil posisi paling belakang. Orang yang rendah hati melihat segala-galanya sebagai anugerah terindah dari Tuhan dan semuanya dikembalikan kepada Tuhan. Tuhanlah pemilik segala-galanya dan kepada-Nyalah segalanya akan kembali. Orang-orang yang semakin menghayati iman kekristenannya semakin hari akan semakin rendah hati.

Kiranya kita merupakan orang-orang yang rendah hati dan selalu bersyukur kepada Tuhan. Jika hal itu belum ada dalam hati dan perilaku kita maka kita belum layak dan pantas  disebut disebut sebagai orang Kristen.  Maka agar kita layak dan pantas sebagai orang Kristen milikilah sikap rendah hati dengan selalu bersyukur kepada Tuhan. Semoga! (MM).

 

Pelita Hati: Orang-orang yang semakin menghayati iman kekristenan semakin hari akan semakin rendah hati.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar