Jumat, 12 Oktober 2012

Renungan Harian: Sabtu 13 Oktober 2012

Renungan Harian: Sabtu 13 Oktober 2012

Luk 11:27-28

Pada suatu hari, ketika Yesus sedang berbicara kepada orang banyak, berserulah seorang wanita dari antara orang banyak itu, dan berkata kepada Yesus, "Berbahagialah ibu yang telah mengandung dan menyusui Engkau!" Tetapi Yesus bersabda,"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan sabda Allah dan memeliharanya."

 

Berbahagia

Nyaris semua manusia begitu berhadapan dengan persoalan, penderitaan langsung bereaksi mau menyingkirkannya tanpa mempelajari bagaimana cara mengatasinya. Bosan lalu cari makan. Jenuh kemudian cari hiburan. Sakit buru-buru mau melenyapkannya dengan obat dosis tinggi. Inilah bentuk nyata dari hidup yang melawan sehingga rumus sejumlah psikolog:"Apa saja yang dilawan akan bertahan." Hal ini menerangkan bahwa sejumlah kehidupan tidak pernah keluar dari terowongan kegelapan karena terus melawan tanpa arah yang jelas. Dalam situasi gelombang hidup seperti ini maka perlu belajar berspiritual.

Manusia yang mau belajar dan berjuang akan menjadi kaya dalam arti luas. Tatkala ada pengertian yang berbeda mengenai filsafat, agama, ideologi, tradisi dia  tidak buru-buru memberi  judul salah. Mereka mulai dengan mendengar, kemudian mempelajari dengan saksama. Kesediaan untuk mengerti itu sebuah kearifan karena melalui pengertian terbuka pintu-pintu persahabatan dan persaudaraan yang menjadi modal kuat dalam membangun sebuah bangsa dan negara. Perhatikan kehidupan, Bunda Teresia dari Kalkuta,  Mohammad Yunus pemenang hadiah Nobel Perdamaian dari Bangladesh, Nelson Mandela, dan Dalai Lama yang berjuang tanpa senjata, tetapi mereka memenangkan pertandingan dan pada akhirnya mereka bahagia dalam hidupnya. Mengapa? Karena mereka memiliki spiritualitas yang tinggi dan mau belajar dari situasi konkret yang dialami oleh mereka yang menderita.

Injil hari ini sangat singkat, namun padat makna, yakni berbicara tentang kebahagiaan. Kebahagiaan terletak pada hati, yakni mau mendengar bisikan Allah. Bisikan Allah itu hanya mungkin kita dengar kalau kita mau senantiasa mengarahkan hati kepada Allah (MES).

 

Pelita Hati: Pencipta segala keindahan dan kebaikan, semoga aku mencintai dan memuliakan-Mu sepanjang masa dan memantulkan rahmat ilahi-Mu dalam tubuh ini....

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar