Sabtu, 21 Juli 2012

Renungan Harian: Rabu 25 Juli 2012

Renungan Harian: Rabu 25 Juli 2012

Mat 20:20-28

Sekali peristiwa, menjelang kepergian Yesus ke Yerusalem, datanglah ibu Zebedeus serta anak-anaknya kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu. Kata Yesus,"Apa yang kau kehendaki?" Jawab ibu itu,"Berilah perintah, supaya kedua anakku ini kelak boleh duduk di dalam kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu." Tetapi Yesus menjawab,"Kamu tidak tahu apa yang kamu minta! Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya,"Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka,"Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya." Mendengar itu, marahlah kesepuluh murid yang lain kepada dua bersaudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata,"Kamu tahu bahwa pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu...

 

MENJADI PELAYAN

Pengikut Yesus, jangan bermimpi dan berpikir untuk menjadi besar dan termasyur. Pengikut Yesus merupakan orang-orang yang mendedikasikan diri secara total tanpa pamrih menjadi pelayan. Pelayanan ini berupa mengasihi sesama lebih-lebih mereka kaum marginal seturut kehendak Yesus. Bukan penguasa yang melayani sesama kebanyakan dengan tangan besi.

Hal ini dengan tegas dikatakan Yesus dalam Injil hari ini. Yesus berkata: "Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu hendaklah ia menjadi pelayan. Barangsiapa ingin menjadi terkemuka hendaklah ia menjadi hambamu. Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Maka, menjadi pengikut Yesus bukanlah menjadi orang terkenal dan termasyur melainkan menjadi pelayan yang mengabdikan diri secara total pada Yesus dan Bapa.

Kiranya kita menyadari hal ini sehingga kita dapat seperti St. Yakobus, rasul yang hari ini pestanya dirayakan oleh Gereja. Awalnya, Yakobus mengira bahwa dengan menjadi pengikut Yesus ia akan menjadi orang besar dan termasyur. Hal ini nyata ketika ibunya datang kepada Yesus untuk meminta posisi. Ternyata jawaban Yesus sungguh di luar dugaan manusia: "Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang, bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya." Jawaban Yesus ini menyadarkan Yakobus akan tugasnya yang tidak lain dan tidak bukan adalah pelayan sebagaimana Yesus sendiri (RBM).

 

Pelita Hati: Menjadi pengikut Yesus bukanlah menjadi orang terkenal dan termasyur melainkan menjadi pelayan yang mengabdikan diri secara total pada Yesus dan Bapa.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar