Selasa, 21 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 25 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Sabtu, 25 Februari 2012

Luk 5 : 27 – 32

Sekali peristiwa Yesus melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya,"Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi dan meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Dia. Lalu Lewi mengadakan suatu perjamuan besar untuk Yesus di rumahnya. Sejumlah besar pemungut cukai dan orang-oang lain ikut makan  bersama-sama dengan Dia. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bersungut-sungut kepada murid-murid Yesus, "Mengapa kamu makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Lalu jawab Yesus kepada mereka,  "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit! Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."

 

PERHATIAN DAN BELAS KASIH

Dalam tulisan nabi Yesaya maupun Injil dikatakan bahwa Allah penuh perhatian dan berbelas kasih kepada orang yang dipojokkan dan dianggap berdosa oleh sesamanya. Hal itu terbukti dari pertemuan Yesus dengan Lewi pemungut cukai. Pertemuan itu merupakan perjumpaan kasih yang sungguh membahagiakan. Lewi yang dianggap oleh orang Farisi dan ahli Taurat sebagai koruptor dan pendosa diangkat oleh Yesus menjadi manusia yang berbahagia serta mengalami kesembuhan secara lahir batin.

Sebagai tanda ucapan syukur, Lewi pun mengadakan perjamuan bersama Yesus serta rekan seprofesinya untuk menjalin kasih persaudaraan. Lewat ucapan syukur ini Lewi membulatkan tekad untuk menjadi pengikut Yesus. Akhirnya Lewi melaksanakan niatnya itu dengan meninggalkan segala-galanya dan mengikuti Yesus dengan setia.

Dalam doa Prapaskah ini Injil mengajak kita untuk masuk dalam refleksi dan bertanya pada diri bagaimana sikap kita, baik terhadap Tuhan maupun terhadap sesama. Apakah kita mampu mengikuti Lewi untuk menjadi pengikut Yesus dengan meninggalkan segala perbuatan-perbuatan yang kurang berkenan kepada Yesus selama ini? Hanya kita yang tahu (SKw).

 

Pelita Hati: "Pengikut Yesus harus rela meninggalkan segala perbuatan-perbuatan yang kurang berkenan kepada-Nya."

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar