Sabtu, 04 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Rabu, 8 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Rabu, 8 Februari 2012

Mrk 7:14-23

Pada suatu hari, Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka, "Dengarkanlah Aku, dan camkanlah ini! Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia! Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya!" Barangsiapa  bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar! Sesudah itu Yesus masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang-orang banyak. Maka murid-murid bertanya kepada Yesus tentang arti perumpamaan itu. Yesus menjawab,"Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Camkanlah! Segala sesuatu yang dari luar masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskan dia, karena tidak masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian, Yesus menyatakan semua makanan halal. Yesus berkata lagi, "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya! Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

 

BERSIKAPLAH DENGAN JUJUR

Kejujuran dan kebuasan hati ditunjukkan dalam Injil hari ini. Kedua sikap ini sangat nyata dalam kehidupan kita. Bahkan yang lahiriah sekalipun harus merupakan ungkapan-ungkapan jujur yang tersimpan dalam hati. Sikap jujur sangat diperlukan sekali dalam kehidupan ini, sebab sikap ini merupakan sebuah tindakan yang muncul dari hati, yang paling dalam dari diri manusia.

Yesus menyoroti hal terdalam dari diri manusia yaitu   sikap hati yang bersih dan murni. Lebih lanjut Ia mengajak orang-orang untuk menjaga kemurnian hati dan menjauhkan diri dari segala hal yang jahat. Kemurnian hati akan membawa orang pada kesucian sebagaimana yang dikehendaki oleh Yesus. Sebaliknya, kejahatan akan mendekatkan orang pada penderitaan dan menjauhkannya dari Yesus. Sikap dan perbuatan yang baik lahir dari hati yang murni dan bersih.

Manakah yang akan kita pilih dan hidupi? Bersikap baik dan jujur atau kejahatan? Semua bergantung pada kita masing-masing. Hanya, jika kita ingin selamat maka tinggalkanlah sikap jahat dan peliharalah sikap yang baik atau jujur. Sikap yang jujur akan mengantar kita dekat pada Yesus dan ke kehidupan yang kekal (FP). 

 

Pelita Hati: "Sikap jujur akan mengantar kita pada kehidupan yang dikehendaki Yesus."

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar