Jumat, 31 Januari 2014

Kamis, 30 Januari 2014

Kamis, 30 Januari 2014

Bacaan I  : 2 Sam 7:18-19.24-29

Mazmur   : 132:1-2.3-5.11-12.13-14

Bacaan Injil     : Mrk 4:21-25

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian. Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap. Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar!” Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.

                                                      MENGENAKAN UKURAN

Kutipan Injil hari ini cukup singkat namun padat. Yesus menyampaikan dua perumpamaan. Perumpamaan ini dapat direnungkan secara terpisah sambil merenungkan peran pelita atau ukuran dalam kehidupan harian kita. Namun, bisa juga dikaitkan untuk menyatakan bahwa pelita dan ukuran merupakan kualitas kehidupan yang sebenarnya, baik di hadapan Allah maupun sesama manusia.

Sebagaimana pelita menjadi sangat penting maknanya ketika kegelapan menyelimuti malam, demikian kiranya iman dapat dibandingkan bagaikan pelita yang ditempatkan di atas kaki dian. Inilah inti dan panggilan hidup orang Kristen, yaitu menjadi pelita dan penunjuk arah di tengah dunia yang mencari seberkas kehidupan.

Pepatah kebijaksanaan mengatakan bahwa ukuran baju badan sendiri juga berlaku bagi perilaku orang beriman. Apa yang mereka kehendaki bagi dirinya sendiri mestinya juga mereka usahakan bagi orang lain. Jemaat beriman diingatkan bahwa ukuran yang mereka kenakan pada orang lain akan dikenakan pada diri mereka sendiri. Dalam hal ini, setiap orang menghendaki bahwa dirinya disebut yang baik dan positif. Karena itulah, Yesus berkata, “Sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.” Dalam hal ini, perlulah kita mengembangkan semangat positive thinking, berpola pikir positif terhadap orang lain. (MES)

Pelita Hati: Jangan kuatir tubuh itu lebih penting daripada pakaian

@ Pelita Hati, Penerbit Bina Media Perintis Medan, 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar