Sabtu, 31 Agustus 2013

Renungan Harian: Senin, 02 September 2013

Renungan Harian: Senin, 02 September 2013 

1 Tes 4:13-17; Luk 4:16-30

 

Permusuhan dari Orang-orang Terdekat

 

            Sering terjadi pertentangan antara anggota keluarga, komunitas atau lingkungan karena tidak adanya sikap saling menghargai dan mendengarkan. Pertentangan seperti ini juga terjadi antara Yesus dan orang-orang terdekatnya. Pertentangan itu terjadi karena dua alasan: Pertama:  Pidato atau khotbah Yesus di rumah Ibadat di Nazaret mengenai nubuat Yesaya tentang Mesias dan tugas perutusan Mesias yang membawa kehidupan bagi orang yang sakit, tertindas, dan sebagainya. Dalam khotbah itu, Yesus menekankan rencana Allah Bapa yang kini terpenuhi dalam diri-Nya. Kedua: Yesus dituduh oleh saudara-saudara sekampungnya bahwa Ia lebih suka Kapernaum dibandingkan dengan Nazaret, kampung kelahiran-Nya. Tuduhan ini dimanfaatkan Yesus sebagai kesempatan untuk menjelaskan tujuan pewartaan yang menjiwai-Nya. Tujuan itu selaras dengan tujuan kegiatan nabi-nabi terdahulu.

                Di pihak lain Lukas juga  menitikberatkan beberapa ciri khas yang sejak penampilan pertama ini dapat diamat-amati dalam keseluruhan karya pewartaan-Nya. Ciri-ciri itu adalah Yesus memutuskan diri-Nya dengan lingkungan sosial asal-Nya, Yesus membuka diri terhadap orang-orang bukan Yahudi dan orang-orang-Nya sendiri tidak percaya kepada-Nya. Dalam karya pewartaan-Nya, Yesus memang menuntut supaya bangsa Yahudi merevisi sikap hidupnya secara utuh. Justru inilah sebabnya, mengapa ajakan Yesus ini menimbulkan permusuhan dari pihak orang-orang terdekat dengan-Nya. Memang demikianlah nasib amanat Yesus (MN).

 

Pelita Hati: Hargailah orang lain maka kamu akan dihargai juga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar