Sabtu, 10 Agustus 2013

Renungan Harian: Selasa, 13 Agustus 2013

Renungan Harian: Selasa, 13 Agustus 2013

Ul 31:1-8; Mat 18:1-5.10.12-14

Belajar pada Anak Kecil

            Dalam peraturan internasional terutama menyangkut perang yang adil dengan jelas ditegaskan bahwa anak-anak dan kaum perempuan tidak boleh dihukum dan harus diberi perlindungan. Mengapa? Karena anak adalah simbol ketulusan, kepolosan, kesucian, dan harapan.

                Injil hari ini sangat menarik karena Yesus mengumpamakan Kerajaan Sorga dengan menunjuk pada anak kecil. Mengapa? Karena anak kecil mudah bahagia dan gembira dengan hal-hal yang sederhana. Misalnya ketika ada buang angin di Angkot (angkutan kota atau bus umum), banyak orang dewasa akan marah namun biasanya anak-anak akan tertawa. Atau kalau kita memperhatikan anak-anak menonton film kartun seperti film Upin dan Ipin, lihatlah betapa anak-anak dapat tertawa terbahak-bahak dengan adegan sederhana yang menurut kita mungkin tidak lucu.

                Anak-anak mempunyai hati nurani yang masih bersih, jujur, dan tulus. Hati nurani yang bersih membuat hati tenang dan penuh dengan kegembiraan. Sebaliknya hati yang sudah kotor akan selalu membuat manusia dihantui perasaan takut, gelisah, iri, dan cemburu. Maka menjadi seperti anak-anak seperti seruan Yesus dalam Injil hari ini artinya bukan kita mau bertingkah seperti anak-anak tetapi terutama menjaga agar hati nurani kita bersih sehingga kita mempunyai hidup yang tenteram dan bahagia. Pertanyaan sekarang maukah kita memiliki hati seperti anak kecil yang punya kebahagiaan dan kegembiraan yang tak terbatas? (MES)

 

Pelita Hati         : Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya (Mazmur 118:1)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar