Sabtu, 20 Juli 2013

Renungan Harian: Selasa 23 Juli 2013

Renungan Harian: Selasa 23 Juli 2013

Kel 14:21-15:1; Mat 12:46-5

Setiap Orang adalah Saudara

 

Pernyataan Yesus yang mengatakan: “Inilah ibu-Ku, inilah saudara-saudara-Ku” (sambil menunjuk kepada murid-murid-Nya) bukan mau menyangkal asal-usul dan hubungan darah-Nya dengan Maria, ibu-Nya dan kaum kerabat-Nya. Tentu Yesus mengasihi orangtua-Nya dan kaum kerabat-Nya. Namun, dengan pernyataan itu Dia mau menegaskan, memberi pelajaran dan mengajak kita untuk menyadari bahwa hubungan kekeluargaan tidak boleh sempit tetapi harus berkembang menjadi suatu persaudaraan semua orang yang melakukan kehendak Bapa di surga, yakni membentuk Keluarga Allah di dunia ini.

Bila kita hanya membangun relasi sebatas hubungan darah dan asal-usul maka kita jatuh kepada kepicikan dan nepotisme yang berlebihan. Sedangkan bila kita menyangkal hubungan darah dan asal-usul tersebut maka kita disebut orang yang durhaka. Oleh karena itu, kita mesti membuat seimbang penghargaan atas darah dan asal-usul kita sendiri dengan panggilan untuk membentuk persaudaraan dengan setiap orang dan membangun Keluarga Allah. Kita tidak boleh meremehkan status seseorang berdasarkan keturunan, melainkan menghormati dan menjadikan setiap orang menjadi saudara (AP).

 

Pelita Hati: Bila kita hanya membangun relasi sebatas hubungan darah dan asal-usul maka kita jatuh kepada kepicikan dan nepotisme yang berlebihan.  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar