Rabu, 24 Juli 2013

Renungan Harian: Minggu, 28 Juli 2013

Renungan Harian: Minggu, 28 Juli 2013

Kel 18: 20-32; Kol 2:12-14; Luk 11:1-13

 

Berjuang untuk Diri Sendiri dan Sesama

 

Hati setiap manusia penuh dengan kebutuhan dan keinginan. Sebagai orang beriman kebutuhan dan keinginan itu dapat kita sampaikan ke hadapan Bapa di surga. Kita tentu sering berdoa dan menyampaikan kebutuhan dan keinginan kita ke hadirat Tuhan dengan harapan akan dikabulkan.

Kisah tentang orang yang datang mengetuk pintu dan meminta roti karena sahabatnya singgah di rumahnya di tengah malam dan Abraham yang melakukan tawar-menawar dengan Tuhan untuk keselamatan Sodom adalah dua cerita yang mengajak kita untuk berdoa sungguh-sungguh dan tanpa henti-henti serta memotivasi kita untuk prihatin terhadap kebutuhan dan keinginan orang lain. Jadi, mereka berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga demi sesama.

Hal serupa tampak dalam doa Bapa Kami. Dalam doa itu kita tidak menyebut saya tetapi kami. Dalam doa itu tampak bahwa kita memuliakan Allah bersama dengan sesama. Bermohon supaya semua orang mendapat rezeki, dosa semua orang diampuni, bermohon supaya hati setiap orang juga terbuka kepada pengampunan dan meminta kepada Tuhan supaya semua orang dibebaskan dari yang jahat. Yang kita minta dalam doa Bapa Kami adalah untuk kita serta sesama. Bacaan-bacaan dari Kitab Suci hari ini mengajak kita untuk tidak henti-hentinya bermohon kepada Tuhan baik bagi keinginan dan kebutuhan diri kita sendiri maupun kebutuhan dan keinginan sesama (AP).

 

Pelita Hati: Orang beriman selalu mengandalkan doa dalam hidupnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar