Rabu, 24 Juli 2013

Renungan Harian: Kamis, 25 Juli 2013

Renungan Harian: Kamis, 25 Juli 2013

2 Kor 4:7-15;  Mat 20:20-28 - PestaYakobus Rasul

 

Dipanggil Menjadi Pelayan

 

Ketika orangtua pulang ke rumah membawa oleh-oleh, anak-anak di rumah sering berebut untuk mendapat bagian yang lebih banyak. Perilaku anak-anak seperti ini tentu dapat kita pahami dan maklumi karena mereka masih dalam taraf anak-anak. Akan tetapi, apabila perilaku itu terus terbawa sampai mereka dewasa, maka kita akan menyebutnya bersifat kekanak-kanakan dan hanya mementingkan diri sendiri.

Para murid dalam bacaan Injil hari ini digambarkan sebagai orang yang bersifat kekanak-kanakan dan mementingkan diri sendiri. Sifat seperti itu tampak ketika mereka berebut kuasa dan kepemimpinan. Kuasa dan kepemimpinan diartikan mereka sebagai alat untuk memenuhi ambisi pribadi.  Tuhan Yesus mengoreksi pandangan tersebut. Menurut Yesus kepemimpinan harus dipahami sebagai pelayanan. Untuk itu, diperlukan kerendahan hati dan kesediaan untuk melayani sesama. Seorang pemimpin harus mengesampingkan kepentingan pribadi dan memprioritaskan kepentingan orang banyak. Rela berkorban demi kebaikan orang banyak. Ajaran Yesus ini mengubah sifat Yakobus yang berambisi mendapat tempat yang terhormat menjadi seorang rasul yang aktif dan setia serta menjadi martir pertama di antara para rasul.

Bagaimana kecenderungan kita? Kita bersifat kekanak-kanakan bila dalam kehidupan sehari-hari kita lebih senang dilayani daripada melayani, mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan orang banyak. Sebagai murid-murid Yesus yang sudah dewasa kita dipanggil untuk saling melayani dan merendahkan hati (AP).

 

Pelita Hati: Sebagai murid-murid Yesus yang sudah dewasa kita dipanggil untuk saling melayani dan merendahkan hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar