Selasa, 04 Juni 2013

Renungan Harian: Jumat, 07 Juni 2013

Renungan Harian: Jumat, 07 Juni 2013

Yeh 34:11-16; Rm 5:5b-11; Luk 15:3-7 - HR Hati Yesus Yang Maha Kudus

 

Hati Yesus

 

Dalam surat undangan perkawinan sering kita temukan lukisan atau gambar yang berbentuk hati. Pun, dalam dunia anak muda dan remaja yang saling mengirimkan foto baik secara langsung maupun melalui media elektronik sering dibuat bingkai yang berbentuk hati. Mungkin tidak perlu dijelaskan lagi apa artinya lambang atau simbol hati itu karena mereka tahu bahwa hati adalah simbol cinta.

Hari ini Gereja merayakan Hari Raya Hati Yesus Yang Maha Kudus. Berbicara tentang Hati Kudus Yesus berarti berbicara tentang Cinta Tuhan yang selalu menyertai manusia, bagaimanapun keadaannya. Perumpamaan tentang domba yang hilang yang dikisahkan dalam bacaan Injil hari ini mau menggambarkan bagaimana perhatian dan cinta Tuhan begitu kuat terhadap umat manusia. Karena manusia begitu berarti di mata Tuhan, maka Ia tak mau seorang pun hilang dari hadapan-Nya. Dalam perumpamaan domba yang hilang tadi, sang pemilik domba mau meninggalkan yang Sembilan puluh sembilan untuk pergi mencari satu yang hilang. Bagi manusia hal ini kemungkinan besar tidak akan mungkin bila dilihat dari jumlah angka bahkan bisa dikatakan juga sebagai satu kebodohan, akan tetapi bagi Tuhan tidak. Mengapa? Karena bagi Tuhan, sang  pencipta manusia tak menghendaki satu pun kurang dari hadapan-Nya. Artinya bagi Tuhan tidak ada prinsip kurang lebi atau untung rugi melainkan prinsip dan nilai keutuhan hidup manusia itu sendiri di hadapan-Nya.

Sebagai manusia yang  lemah  dan berada di dunia ini terkadang kita mau memisahkan diri dari kawanan domba Allah. Tetapi kita bersyukur bahwa Allah masih dan tetap berusaha untuk mencari kita dengan berbagai cara untuk bisa menemukan kembali kita. Diri kita yang telah hilang dari hadapan Allah pasti akan kembali ditemukan oleh Allah pada waktunya bila kita mau membuka hati untuk mendengarkan-Nya. Dengan Perayaan Hari Raya Hati Kudus Yesus ini kita diajak untuk kembali kepada hati yang adalah sumber dan pusat kehidupan kita sebagai manusia. Hati Yesus selalu terbuka untuk kita yang mau membuka hati dan kembali kepada jalan yang benar yang ditunjukkan-Nya kepada kita (Dom).

 

Pelita Hati: Hati Yesus selalu terbuka untuk kita yang mau membuka hati dan kembali kepada jalan yang benar yang ditunjukkan-Nya kepada kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar