Minggu, 05 Mei 2013

Surat Kapusin Antwerpen

Surat dari Kapusin di Antwerpen
oleh Sdr. Marcin Derdziuk OFMCap

Saudara-saudara tercinta, izinkanlah saya berbagi dengan saudara apa yang saya lihat dan saya harapkan. Kehadiran kami di daerah provinsi kapusin Vlaanderen di Belgia, dimulai tanggal 15 September 2010 berupa awal perjalanan yang menarik.

Sepatah kata tentang Belgia

Belgia itu negara dengan sejarah kristen kaya, dengan gereja-gereja indah dan biara-biara besar. Tetapi dewasa ini, sesudah “masa kristen” jaya, dapat dikatakan tinggal kenangan dan peninggalan sejarah. Komunitas paroki sangat baik diatur dari segi administrasi dan berbuat banyak bagi orang miskin. Namun sehubungan dengan hidup sakramen menghadapi banyak kesulitan karena kurangnya imam dan turunnya minat terhadap hidup rohani. Hati merana melihat kebanyakan orang beriman termasuk kaum “lansia”. Sangat jelas juga penciutan jumlah orang yang datang ke gereja (sekitar 3%). Tetapi ada harapan, khususnya karena lahirnya beberapa komunitas baru. Beberapa bulan yang lalu saya menyaksikan suatu “mukjizat kecil” -- permulaan resmi komunitas “MudiFra” (29 September 2012), yang didirikan dan didampingi oleh sdr. Kenny Brack, guardian Kapusin di Antwerpen dan pendamping nasional OFS. MudiFra itu suatu ragam Ordo Fransiskan Sekular bagi orang muda dan kelompok itu merupakan komunitas pertama jenis ini di Belgia. Sewaktu perayaan Ekaristi lima orang muda mengucapkan profesi pertama dan sebelas yang lain mengungkapkan niat masuk “novisiat”. Juga terdapat komunitas aktif neokatekumenal, Santo Egidio, Tiberiade dan lain-lain.

Sedikit sejarah …

Kehadiran kapusin di daerah Belgia mulai tanggal 13 Oktober 1585, ketika beberapa saudara dari Provinsi Paris -- Johannes dari Landen, Antonius dari Gent dan Joseph dari Antwerpen - di bawah pimpinan Felice dari Lampedona, sampai di pinggir kota Antwerpen. Kehadiran itu berkembang, sehingga tahun 1616 dibentuk dua Provinsi di daerah Belgia: Provinsi Walen dan Vlaanderen. Di zaman itu provinsi Provinsi Vlaanderen mempunyai 18 biara dan 284 saudara.
“Masa kini” Kapusin

Pada saat ini di Provinsi Vlaanderen terdapat 7 persaudaraan dan 56 saudara. Kami tinggal di Antwerpen, di komunitas beranggota 10 saudara. Biara itu terletak di pusat kota, di jantung hidup mahasiswa. Saya berani berkata bahwa dari segi ini biaranya termasuk yang paling “muda” di dunia. Di gereja biara setiap hari dirayakan Ekaristi dan sepanjang hari ada kemungkinan pengakuan. Saudara Belgia menerima kami dengan sangat akrab dan terbuka akan usul-usul kami. Kami merasa betapa mereka menghargai dan senang menyambut kami. Mereka sungguh memperlakukan kami sebagai SAUDARA. Bagi saya ini merupakan saat mendalami panggilan, menemukan kembali keindahan persaudaraan dan juga belajar menjadi saudara. Saya di situ menemui saudara istimewa yang memberi kesaksian akan karisma Kapusin dengan cara hidup mereka.

Antwerpen itu kota penuh tantangan, kota dengan ribuan orang yang memerlukan Kristus. Saudara-saudara memandang masa depan dengan harapan dan optimis, sebagaimana terbukti oleh kelahiran persaudaraan Kapusin internasional kami ini.

Manakah karya kami?

Tugas pastoral pertama dan utama ialah Adorasi Ekaristi setiap hari Jumat jam 7 malam. Kami sungguh sadar betapa perlu dibentuk tempat-tempat doa. Gereja kami, Santo Fransiskus, mau dijadikan tempat sejuk doa, tempat Liturgi indah dan pantas -- seperti terjadi sekarang -- dan sakramen rekonsiliasi dan pendamaian. Biar pun kami belum menguasai bahasa Vlaanderen secara sempurna, namun kami ikut berkarya pastoral di gereja kita, membantu di paroki tetangga dan berkecimpung mendampingi komunitas orang muda.
Antwerpen itu kota dengan lebih dari 55% imigran; di antara mereka terdapat sekitar 15 ribu orang Polandia. Sesudah berpikir-pikir masak, kami memulai karya pastoral bagi mereka di biara. Kami bergiat dalam koordinasi katekese dan pelajaran agama di Sekolah Polandia di Antwerpen; ada juga sebuah kor dan beberapa kelompok pastoral seperti Oasis Keluarga dan Orang Muda, ada sejumlah pelayan misa dan lektor. Kami juga memberi pendampingan rohani kepada suatu kelompok Alkoholis Anonim. Di biara kami juga terdapat suatu kelompok ekaristi spanyol.

Proyek

Sebagai Kapusin kami ingin membawa Yesus kepada orang banyak, berbagi dengan mereka apa yang telah kami terima sendiri dari Dia. Kami sungguh mengharapkan tenaga tambahan dan meminta saudara mendoakan kami.

Dikopi dari Buletin Informasi Kapusin Internasional (BICI) No 263, Mei 2013

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar