Minggu, 26 Mei 2013

Renungan Harian: Selasa, 28 Mei 2013

Renungan Harian: Selasa, 28 Mei 2013

Sir 35:1-12; Mrk 10:28-31

 

Situasi Terbalik

 

 “Lebih cepat lebih baik”. Inilah  salah satu slogan yang terkenal dalam kampanye pemilihan kepala Negara Repubilk Indonesia tahun 2008-2009. Slogan ini tentu bertujuan untuk meyakinkan masyarakat bahwa seorang pemimpin harus pandai mengatur strategi sehingga semua dapat berjalan dengan lancar, cepat dan menjawab kebutuhan masyarakat, bangsa dan Negara. Selain itu, slogan ini juga mengandung suatu ajakan bahwa semua orang, lembaga, institusi untuk mengambil langkah yang strategis guna mencapai apa yang menjadi tujuan atau cita-cita yang mau dicapai.

Ada dua bagian yang mau ditekankan oleh Yesus dalam bacaan Injil hari ini. Pertama dalam kaitan dengan panggilan dan yang kedua adalah peziarahan hidup manusia menuju kerajaan Allah. Dalam kisah panggilan dikatakan bahwa tidak semua yang terpanggil akan terpilih. Ini berarti bahwa orang tidak sekali jadi, sekali pasti. Orang harus bekerja terus, dari hari ke hari, dengan berganti-ganti situasi, berjuang dengan tuntunan Yesus, tanpa kendur, tidak mundur, berusaha menjadi hamba yang terbaik, dan menyerahkan segala pahala kepada Tuhan. Yang mendapat pahala, bukan yang dikejar manusia menurut cita-citanya, tetapi yang dilaksanakan sesuai kehendak Tuhan. Yang dipanggil bisa berlari kehilangan tujuan, berjuang memukul angin, hingga akhirnya ia tidak terpilih, ditolak.

Sedangkan dalam kaitan dengan perjuangan untuk masuk kerajaan surga selalu berkaitan dengan kehidupan kita di dunia ini. Hidup itu ibarat satu perlombaan. Tidak dapat dipastikan bahwa yang lari terdahulu, akan mencapai nilai tertinggi, dan yang kemudian datang, dinilai menurut urutan. Di atas itu semua Tuhan memiliki penilaian sendiri. Perhitungan Tuhan beda dengan perhitungan manusia, dan bahagia orang yang mengikuti Tuhan pada setiap langkah, di setiap waktu (Dom).

 

Pelita Hati: Hidup itu ibarat satu perlombaan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar