Minggu, 19 Mei 2013

Renungan Harian: Rabu, 22 Mei 2013

Renungan Harian: Rabu, 22 Mei 2013

Sir 4: 11-19; Mrk 9: 38-40

Toleran dan Terbuka

Ketidakpahaman para murid akan perutusan Yesus kembali muncul hari ini. Mereka mencegah orang yang bukan kelompok 12 mengusir setan dalam nama Yesus. Alasan mereka adalah karena orang  tersebut bukan termasuk dalam kelompok mereka. Kecemburuan dan iri hati terhadap orang tersebut membuat mereka nekad menegur orang itu. Para Murid tidak rela kuasa sang Guru diambil alih orang lain, yang mana merupakan hak mereka saat sang Guru tiada. Yesus mencela sikap arogansi, kecemburuan, dan iri hati mereka. Yesus menuntut para murid agar toleran dan terbuka kepada orang lain yang mempunyai kehendak baik. Bekerja dalam nama Yesus memberikan anugerah kepada siapa pun yang “ tidak melawan kita” (ay 41-42)

Kita diajak untuk merenungkan kemuridan kita. Menjadi pengikut Kristus harus berani terbuka pada orang lain. Menjadi murid Kristus harus bersikap inklusif, tidak menutup diri dan terkungkung pada egoisme diri, bekerja sama dengan semua orang yang berkehendak baik dalam mewujudkan Kerajaan Allah di dunia. Kerajaan yang nyata dan membahagiakan semua orang (Dom).

 

Pelita Hati: Menjadi pengikut Kristus harus berani terbuka pada orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar