Minggu, 19 Mei 2013

Renungan Harian: Kamis, 23 Mei 2013

Renungan Harian: Kamis, 23 Mei 2013

Sir 5: 1-8; Mrk 9; 41-50

Garam bagi Dunia

Sikap iri hati, dengki, cemburu, dan egoisme diri menjadi unsur yang merusak kehidupan bersama dalam suatu lingkup sosial. Ada orang yang tidak senang kalau tetangganya lebih maju, lebih kaya, lebih pintar dari dirinya, lebih ramah, lebih toleran terhadap sesama dan lain-lain. Kecemburuan akhirnya membuatnya melakukan apa saja demi kepuasan diri.

Hari ini Yesus mencela orang yang kerjanya cuma mau menyesatkan orang lain. Dengan tegas Yesus mengingatkan para murid-Nya agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Lebih baik matamu dicungkil, kaki atau tanganmu dipotong  untuk masuk surga ketimbang dengan kondisi tubuh yang lengkap tetapi dicampakkan dalam neraka. 

Para murid dan kita semua dipanggil untuk menjadi garam bagi dunia, membawa damai kepada orang lain. Membawa damai kepada orang lain dapat kita lakukan dengan cara sederhana misalnya tidak iri, tidak cemburu, dan membantu orang yang kesusahan. Sikap dan perbuatan ini akan membawa kita lebih dekat pada Allah dan surga akan dapat kita miliki (Dom).

 

Pelita Hati: Kita semua dipanggil untuk menjadi garam bagi dunia yang membawa damai kepada orang lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar