Kamis, 09 Mei 2013

Renungan Harian: Kamis, 09 Mei 2013

Renungan Harian: Kamis, 09 Mei 2013

Kis 1: 1-11; Ibr 9:24-28; 10: 19-23; Luk 24: 46-53 - Hari Raya Kenaikan Tuhan

 

Harapan Baru akan Kedatangan Tuhan Kembali

            Injil Lukas ditutup dengan kisah Yesus yang terangkat ke surga. Kenaikan Tuhan ini merupakan puncak dari Injil Lukas. Dengan kisah ini seluruh perjalanan Yesus bersama murid-Nya di dunia sampai kepada tujuan idealnya dan sekarang era baru akan mulai. Kenaikan Yesus sungguh mengakhiri episode kehadiran Yesus sebagai pribadi di dunia. Sebagai seorang Imam Agung, Dia mengangkat tangan dan memberkati para murid, memberkati Gereja-Nya. Para murid, komunitas yang percaya ini menyatakan rasa hormat, sujud dan menyembah kepada-Nya dan dengan sukacita kembali kepada tugas pelayanan yang diberikan oleh Yesus kepada mereka.

                Para murid yang menyaksikan Yesus terangkat ke surga dan yang mendengar sendiri pesan-pesan Yesus, kembali dengan sukacita dan senantiasa berada di dalam bait Allah dan memuliakan Allah. Kepergian Yesus tidak membuat mereka menjadi bebas liar dan tak tahu arah mana yang harus dijalani. Mereka tidak menjadi orang-orang yang kebingungan menentukan apa yang harus dibuat. Mereka sungguh sadar bahwa Yesus akan datang lagi dan telah menjanjikan Roh yang akan menyertai mereka. Dalam kesadaran seperti itu para murid bertekun dalam tugas menjadi saksi yang memberitakan Kabar Baik itu sampai ke seluruh dunia.

                Manusia, termasuk orang yang percaya kepada Yesus sering tak mampu menjaga diri dalam kebaikan dan kebenaran bila tidak diawasi dengan baik. Ada banyak orang yang bila tidak dijaga tak akan bekerja dengan baik atau malah akan melakukan hal-hal yang buruk dengan keyakinan bahwa tidak ada yang melihat. Pengalaman para murid yang ditinggalkan Yesus menjadi pelajaran berharga bagi kita bagaimana bersikap jujur, tulus, disiplin, dan sadar akan tanggung jawab walaupun tidak ada orang yang mengawasi. Karena kita berbuat apa saja bukan untuk manusia saja tetapi terlebih untuk Tuhan yang selalu ada bersama dengan kita (SM).

 

Pelita Hati: Manusia, termasuk orang yang percaya kepada Yesus sering tak mampu menjaga diri dalam kebaikan dan kebenaran bila tidak diawasi dengan baik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar