Kamis, 11 April 2013

Renungan Harian: Sabtu, 13 April 2013

Renungan Harian: Sabtu, 13 April 2013

Kis 6:1-7; Yoh 6:16-21

Yesus di Perahu Kita

            Kadang penumpang tidak menaiki kapal yang sedang berlabuh, mereka justru menunggu trip kapal berikutnya untuk bertolak ke seberang mengarungi danau yang bergelombang besar. Mereka tahu bahwa kapal berikutnya lebih kokoh dan pengemudinya berpengalaman, tenang, dan terpercaya. Rasa percaya bahwa di dalam kapal ada pengemudi yang berpengalaman memberanikan mereka menghadapi danau yang bergelombang.

                Para murid Yesus takut di perahu ketika danau bergelora dan angin kencang. Gelombang dan angin kencang membuat mereka takut, tetapi sungguh lebih takut karena Yesus tidak ada bersama mereka. Ketidakhadiran Yesus membuat hati mereka takut. Gelombang dan angin kencang sepertinya menguasai mereka. Ketika Yesus ada di perahu, mereka merasa aman, tidak takut lagi dan mereka sampai di tujuan. Kehadiran Yesus di perahu, membuat murid percaya sehingga danau tenang dan mereka sampai ke tujuan.

                Diri kita bagaikan perahu yang mengarungi samudera kehidupan yang kadang bergelora dan berangin ribut. Kalau kita sendiri yang mengemudikannya, bisa muncul kecemasan dan ketakutan. Injil hari ini menyadarkan kita bahwa Yesus ada di diri kita, ada di perahu kita. Mari melibatkan Dia dalam diri kita sehingga gelora dan angin ribut yang sering menjadi bagian hidup tidak membuat kita hilang tujuan. Kalau Yesus di perahu kita, kita akan sampai ke kedamaian dan kebahagiaan yang dijanjikan-Nya (GN).

 

Pelita Hati: Diri kita bagaikan perahu yang mengarungi samudera kehidupan yang kadang bergelora dan berangin ribut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar