Selasa, 30 April 2013

Renungan Harian: Rabu, 01 Mei 2013

Renungan Harian: Rabu, 01 Mei 2013

Kis 15:1-6; Yoh 15: 1-8

Ranting yang Berbuah

            Salah satu tugas orang yang menerima baptisan dan sakramen-sakramen lain adalah mewartakan apa yang mereka terima itu. Sebagai orang beriman yang percaya kepada Yesus sebagai penyelamat, maka perjuangan orang beriman adalah untuk setia kepada-Nya. Setia berarti hidup dan berbuat sebagaimana diajarkan oleh Dia yang kita percayai itu.

                Injil memberikan suatu perumpamaan yang sangat baik tentang bagaimana kita harus hidup dengan setia sebagai saksi Kristus. Bagi kita berlaku bahwa Yesus adalah pokok dari segala apa yang hendak kita buat sebagai orang beriman. Iman kita ada, hidup dan berkembang harus berporos dan berpangkal dari sang pokok itu. Dalam pokok itu kita hidup sebagai ranting yang kecil tapi sungguh sangat berarti. Ranting kecil dan rapuh ternyata akan menjadi tempat buah dari pokok itu. Buah dari pohon tidak melekat pada batang pohon. Sebatang pohon membutuhkan ranting tempat buahnya hidup. Akan tetapi, agar ranting itu dapat menjadi tempat buah dari pohonnya, ranting itu harus melekat dan hidup dari sang pokok. Ranting tidak boleh terpisah dari pokoknya. Segala energi hidup yang diperlukan oleh ranting mengalir dari pokoknya. Ranting yang telah terpisah dari pokoknya akan tak berguna apa-apa selain dibuang lalu dibakar.

                Orang beriman kristiani adalah ranting yang berasal dari sang Pokok sejati yakni Yesus Kristus. Orang beriman yang benar akan menghasilkan buah yang baik jika menyatu dengan pokok sejati itu. Kemampuan orang beriman untuk menghasilkan buah yang baik dan benar tidak berasal dari kekuatannya sendiri. Ranting membutuhkan aliran hidup dari sang pokok sejati agar menjadi tanda kehadiran rahmat bagi orang lain. Ranting akan menjadi tempat buah hidup jika kesatuannya dengan sang pokok sejati terjaga baik. Demikian orang kristiani akan selalu dapat menjadi ranting yang berbuah karena menyatu dengan sang Pokok sejati dan senantiasa dalam penjagaan sang Pemilik yakni Allah sendiri (SM).

 

Pelita Hati: Orang beriman kristiani adalah ranting yang berasal dari sang Pokok sejati yakni Yesus Kristus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar