Senin, 01 April 2013

Renungan Harian: Kamis, 04 April 2013

Renungan Harian: Kamis, 04 April 2013

Kis 3:11-26; Luk 24:35-48

Damai Sejahtera Bagimu

            Rasa cemas, kecewa, takut yang tidak dikelola akan membuat manusia makin tak berdaya. Pikiran akan makin sempit, kedamaian makin sirna, bahasa komunikasi juga tidak menyegarkan. Dalam keadaan demikian sulit percaya pada sesuatu yang nyata sekalipun.

                Ketika Yesus yang bangkit datang di antara murid-murid-Nya, mereka mengira Yesus itu setan. Pikiran sempit sering mengatakan orang lain setan. Yesus mendatangi para murid, agar mereka yakin bahwa Yesus sudah bangkit. Yesus mempersilakan mereka meraba tangan dan kaki-Nya, bahkan Yesus meminta makanan. Yesus mau memotivasi para murid bahwa peristiwa kematian-Nya bukan membuat mereka takut, tapi sebaliknya harus membuat mereka berani mati dan berani bangkit. Kalau orang tidak berani mati, kemungkinan besar dia tidak berani bangkit. Yesus datang menanamkan rasa damai sejahtera. Dengan rasa damai murid-murid berani membuka pintu rumah, membuka diri, membuka pikiran, membuka hati, sehingga bangga sebagai pengikut Kristus

                Pengalaman cemas, kecewa, takut kadang mendatangi kita pengikut Yesus, tapi rasa damai yang dibawa Yesus hendaknya bisa mengatasinya. Kekuatan damai inilah yang menjadi kesaksian kita ke dunia bahwa kita pengikut Kristus. Selamat Paska! (GN)

 

Pelita Hati: Kekuatan damai menjadi kesaksian kita ke dunia bahwa kita pengikut Kristus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar