Senin, 25 Februari 2013

Renungan Harian: Selasa, 26 Februari 2013

Renungan Harian: Selasa, 26 Februari 2013

Yes 1:10.16-20; Mat 23:1-12

Belajar Rendah Hati

 

Sebuah cerita lama. "Siapakah yang terhebat di hutan ini?", dengan angkuh sang singa bertanya pada tikus. "Ten…tentulah Tuanku Singa", ucap tikus ketakutan. Saat seekor singa bergelayut rendah, singa kembali bertanya dengan angkuh,"Siapakah yang terhebat di hutan ini?" Sebelum kabur karena takut, monyet menjawab,"Pokoknya tuan singa is the bestlah…". Singa sumringah. Puas diri. Kali ini gajah lewat. Pertanyaan yang sama dilontarkan singa. Belum selesai bertanya, gajah menendang singa, lalu dengan belalainya gajah melilit singa dan menghempaskan tubuh singa…bar!! Selang beberapa saat, "Memang tidak bisa bertanya ya?" ujar singa sambil meringis bercampur malu.

Dalam Injil hari ini Yesus mengecam orang Farisi dan Ahli Taurat yang dengan kata dan perbuatannya meninggikan diri demi pujian dan menyiksa hidup orang banyak. Sementara Yesus sendiri mengatakan," yang meninggikan diri akan direndahkan dan yang merendahkan diri akan ditinggikan" (bdk. Mat 23:12). Rumusan ini mestinya juga menjadi rumusan hidup kita. Kita diminta untuk menjadi rendah hati dalam kata dan perbuatan demi kebahagiaan kita sendiri.

Sikap merendah yang dimaksud di sini bukanlah berarti menganggap apa yang ada dalam diri adalah bencana, melainkan kita menganggap apa yang ada dalam diri adalah anugerah dan dengan itu kita memberi sesuatu kepada sesama. Pemberian tidaklah mesti sesuatu yang besar dan hebat. Mother Teresa mengatakan, 'bukan pekerjaan besar yang bisa kulakukan, melainkan pekerjaan kecil namun dengan cinta yang besar.' (HS)

 

Pelita Hati: "Bukan pekerjaan besar yang bisa kulakukan, melainkan pekerjaan kecil namun dengan cinta yang besar."  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar