Kamis, 07 Februari 2013

Renungan harian: Selasa, 12 Februari 2013

Renungan harian: Selasa, 12 Februari 2013

Kej : 1 : 20-2: 4; Mrk : 7 : 1-13

Menghormati Sesama

             Puncak dari ciptaan Tuhan yang mengagungkan adalah manusia. Manusia disiapkan agar nyata keistimewaan dan perhatian ilahi: dialah tuan atas segala yang diserahkan Allah sendiri. Manusia didorong untuk mengembangkan dirinya dan memenuhi seluruh ciptaan serta menguasainya. Allah menghormati dan membanggakan makhluk istimewa ini: "Engkau telah memahkotai-Nya dengan kemuliaan dan hormat... segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya.."(Mzr: 8 : 6-7).: "Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita..".

                Dalam kutipan Injil, Yesus tidak ingin sesuatu yang tak berarti dijadikan masalah besar: Adat-istiadat manusia, cuci tangan sebelum makan karena di pasar atau di jalan, orang  menyentuh barang yang menajiskan. Sering terjadi bahwa manusia dalam hubungan pribadi atau dalam  masyarakat, sesuatu  yang sepele menimbulkan kerusakan dan kebencian bahkan pembunuhan. Sikap dan perbuatan seperti ini bukanlah mencerminkan pengikut Kristus. Pengikut Kristus dapat menjadi besar dan luhur  berkat ketaatan dan kesetiaan pada cita-cita Allah terhadap dirinya, yaitu Dekalog, perintah utama dari Yesus dan kata bahagia injili. Dengan demikian, manusia tidak kehilangan martabat, bebas dan hormat: "hormatilah  ayahmu dan ibumu", "sayangilah sesamamu seperti dirimu sendiri".

Besarnya ego manusia yang sering membenarkan yang kecil demi pergeseran yang penting membuat manusia tak lagi memiliki kesetiaan sehingga peranan Sabda ilahi dalam hidup bermasyarakat dan pribadi hilang. Ego ini hendaknya dibuang dari dalam diri kita sebab kita mesti saling menghormati karena sesama merupakan gambar dan rupa Allah. Jadi, hendaknya kita bangga atas kedudukan dan martabat manusia sebagaimana selalu dicita-citakan Tuhan dan menghormatinya sebagai orang beriman (SS).

 

Pelita Hati: Hendaknya kita bangga atas kedudukan dan martabat kita sebagaimana selalu dicita-citakan Tuhan dan menghormatinya sebagai orang beriman  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar