Senin, 25 Februari 2013

Renungan Harian: Kamis, 28 Februari 2013

Renungan Harian: Kamis, 28 Februari 2013

Yer 17:5-10; Luk 16:19-31

Menjadi Lebih Baik bagi Sesama

 

            Usaha untuk membenahi diri menjadi lebih baik hanya dapat dilakukan semasa hidup. Hal yang menarik ialah bahwa kapan masa hidup itu akan berakhir kita tidak akan pernah tahu. Maka hal paling bijak yang paling memungkinkan untuk kita lakukan ialah berbuat baik sebisa mungkin di setiap waktu dan ruang yang kita miliki.

                Perumpamaan tentang orang kaya dan Lazarus yang miskin dalam Injil hari ini kembali mengingatkan kita untuk tetap bertekun dalam pertobatan; selalu berusaha menjadi lebih baik di setiap waktu yang kita miliki. Sesungguhnya perubahan sikap yang sejati muncul atas niat dari dalam diri sendiri, karena sadar bahwa kita semata-mata hanya makhluk lemah di hadapan Allah, yang kepada-Nya saja kita berserah. Karena itu, apa yang baik yang tertera dalam Kitab Suci, itulah yang menjadi landasan yang tepat untuk kita dalam merubah sikap. Kiranya tidak perlu mukjizat-mukjizat yang luar biasa harus kita lihat agar kita mau merubah sikap.

                Berangkat dari perumpamaan orang kaya dan Lazarus yang miskin kiranya kita dapat merefleksikan bagaimana kita mesti bersikap dalam hidup bersama di tempat tinggal kita. Pekakah kita pada keadaan sekitar? Adakah usaha kita untuk memperhatikan saudara yang kekurangan dan butuh bantuan? Jika belum, maka kinilah waktu yang tepat untuk memulai lagi sesuatu yang lebih baik, sebelum semua yang kita anggap sebagai kesempatan berakhir tanpa ada hal baik yang telah kita buat (HS).

 

Pelita Hati: Usaha untuk membenahi diri menjadi lebih baik hanya dapat dilakukan semasa hidup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar