Selasa, 08 Januari 2013

Renungan harian: Sabtu, 12 Januari 2013

Renungan harian: Sabtu, 12 Januari 2013

1Yoh 5:14-21; Yoh 3: 22-30

Memberi Kesaksian yang Benar

 

Akhir-akhir ini marak kasus korupsi di negeri kita ini. Para pelaku korupsi ini terdiri dari berbagai kalangan seperti pejabat, pengusaha, dan sebagainya. Ketika mereka ditetapkan menjadi tersangka mereka berusaha memberi aneka kesaksian. Beberapa saksi mulai membeberkan orang-orang yang terlibat. Tetapi kebanyakan memilih tidak memberi kesaksian alias diam.

Injil hari ini melukiskan kesaksian Yohanes Pemandi tentang diri Yesus. Ketika itu, Yohanes sudah populer karena membaptis banyak orang. Kepopulerannya ini membuat banyak orang menggabungkan diri dengannya dan menjadi murid-muridnya. Pada suatu kesempatan, Yohanes dihadapkan pada sebuah pertanyaan seputar pembaptisan yang dilakukannya. Yohanes sadar bahwa ia diutus untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Yesus, Sang Mesias. Maka ia tidak terlena oleh kehormatan dan pujian. Ia pun memberikan kesaksian yang benar tentang diri Yesus. Dengan tulus dan rendah hati ia bersaksi: "Aku bukan Mesias, tapi aku diutus untuk mendahului-Nya."

Kita pun sebagai orang yang telah memperoleh rahmat pembaptisan, diminta untuk berani memberi kesaksian yang benar kepada siapa pun dan dalam situasi apa pun. Seperti kesaksian Yohanes yang tulus dan jujur kita pun hendaknya demikian tidak mengklaim sesuatu yang bukan hak kita. Sebab dengan kejadian di negeri kita, orang akan makin terbiasa memberi kesaksian palsu untuk mengklaim sesuatu yang bukan haknya (Eriks).  

 

Pelita Hati: "Aku bukan Mesias, tapi aku diutus untuk mendahului-Nya."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar