Kamis, 17 Januari 2013

Renungan harian: Minggu, 20 Januari 2013

Renungan harian: Minggu, 20 Januari 2013

Yes 62:1-5; 1Kor 12:4-15; Yoh 2:1-11 – MB II

 

Peka terhadap Hidup Sesama

 

Seorang ibu memiliki kepekaan yang sangat tinggi dan tajam pada gerak hati anaknya. Ia sanggup membaca perasaan bahkan bahasa tubuh anaknya. Demikian pula dengan Maria, Ibu Yesus. Maria memiliki kepekaan yang tajam tentang kebutuhan pesta nikah yang sedang berlangsung dan memahami gerak hati Putranya Yesus yang hadir dalam pesta itu. Maria ingin membantu orang yang sedang mengalami kesulitan itu. Dia pun datang pada Yesus dengan membawa keluh kesah dan kesulitan orang yang berpesta itu. "Mereka kehabisan anggur!" kata Maria dengan penuh keyakinan bahwa Putranya akan segera bertindak dan tidak akan menolak permohonannya atas nama orang banyak itu. Setelah itu, dia mendekati para pelayan dan meyakinkan mereka, "Apa pun yang dikatakan kepadamu, lakukanlah itu!" Usaha Maria membuahkan hasil "air berubah menjadi anggur". Tuan pesta itu tidak dipermalukan, karena kebutuhan orang banyak terpenuhi.

Maria adalah model dan teladan dalam membangun relasi dengan sesama dan dengan Tuhan. Hati Maria yang selalu terbuka menerima Yesus dengan segala yang ada pada Yesus, membuat dia mampu mengenal dengan baik dan sempurna siapa Yesus itu. Yesus ialah Tuhan yang menjelma menjadi manusia demi keselamatan umat manusia.

Kita tentu tidak bisa mencapai tahapan seperti Maria. Akan tetapi, usaha membangun relasi yang intim dengan Tuhan mutlak perlu. Dan membangun relasi yang akrab dan harmonis dengan sesama harus menjadi prioritas. Mampukah kita mengamalkan hal itu? (Eriks)

 

Pelita Hati: Maria adalah model dan teladan dalam membangun relasi dengan sesama dan dengan Tuhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar