Kamis, 31 Januari 2013

Renungan harian: Jumat, 01 Februari 2013

Renungan harian: Jumat, 01 Februari 2013

Ibr 10:32-39; Mrk 4:26-34

Ukuran Kebebasan Kerajaan Allah

 

Yesus telah memproklamirkan Kerajaan Allah, tetapi kian hari kian sering amanat-Nya tidak dipahami orang Yahudi. Mereka mengharapkan sesuatu yang sama sekali lain. Justru pada saat semacam ini Yesus coba menggambarkan ciri-ciri karya kemesiasan-Nya.

Perumpamaan tentang petani yang sabar menegaskan lambatnya pertumbuhan Kerajaan Allah. Ibarat benih yang secara misterius berkembang di dalam tanah, tanpa diketahui orang, demikian pun Kerajaan Allah tumbuh dalam kesunyian Allah dan tanpa gejala gejala yang menyolok. Perumpamaan mengenai biji sesawi secara kontras menggambarkan, betapa sederhanalah awal mula Kerajaan Allah dan betapa menakjubkan perkembangannya di kemudian hari.

Keberdayagunaan Gereja bukanlah sesuatu yang dapat diukur menurut patokan-patokan yang biasanya diterapkan pada hal-hal hebat di dunia ini. Allah tidak menjalankan rencana-Nya secara hebat-hebat, dengan banyak ribut. Inilah peringatan bagi Gereja, supaya ia pun lebih memperhatikan sarana-sarana yang biasa-biasa dan sederhana saja (HN).

 

Pelihat Hati: Karya Allah itu mempunyai dinamika tersendiri, tidak bergantung dari usaha manusia. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar