Senin, 31 Desember 2012

Renungan harian: Rabu, 02 Januari 2013

Renungan harian: Rabu, 02 Januari 2013

1Yoh 2:22-28; Yoh 1:19-28 – Pw Santo Basilius Agung & Gregorius dari Nazianae

 

GPS (Global Positioning System)

 

Sekelompok orang desa heran melihat serombongan mobil beriringan ke desa mereka. Mereka bertanya dalam hati, bagaimana rombongan itu berani datang ke desa ini. Apakah mereka tidak takut tersesat? Mereka tidak tahu kalau rombongan itu membawa peta tempat yang mau mereka kunjungi. Peta itu bagi mereka ibarat GPS (Global Positioning System) yang mengantarnya ke tujuan.

Penginjil melukiskan kedudukan dan peranan Yohanes Pemandi sebagai saksi yang memberi arah dan petunjuk bagaikan GPS. Yohanes tampil sebagai utusan Allah untuk menjadi saksi bagi terang. Banyak orang datang dan bertanya kepadanya apakah dia Mesias. Yohanes menegaskan bahwa dia bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi. Dengan tegas ia menyatakan dirinya tak pantas melepas tali sandal Dia yang akan datang itu, sekaligus tidak layak menjalankan urusan yang menjadi hak-Nya. Ia adalah suara yang berseru-seru agar jalan Tuhan diluruskan. Ia membaptis orang agar pantas menyongsong Dia yang akan datang.

Dia yang dimaksud Yohanes ialah tentang Terang, yaitu Yesus Kristus. Ia bersaksi dengan berbagi hidup dengan terang itu. Kita pun dipanggil untuk bersaksi bahwa terang itu ada di tengah-tengah kita dan sedang mengusir kegelapan agar kita tidak lagi di bawah bayang-bayang kegelapan tapi menjadi anak-anak terang. Kita dipanggil menjadi GPS penunjuk arah dalam peziarahan hidup manusia (Eriks).  

 

Pelita Hati:   Jadilah saksi bagi terang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar