Senin, 03 Desember 2012

Renungan Harian: Kamis 6 Desember 2012

Renungan Harian: Kamis 6 Desember 2012

Mat 7:21.24-27

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, "Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk Kerajaan surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga. Semua orang yang mendengar perkataan-Ku dan melakukannya, ia sama dengan orang bijaksana yang membangun rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu. Tetapi rumah itu tidak roboh sebab dibangun di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang bodoh, yang membangun rumahnya di atas pasir. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu. Maka robohlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."

 

MEMBANGUN RUMAH DI ATAS BATU

Gempa bumi yang terjadi beberapa kali akhir-akhir ini merobohkan banyak rumah terutama rumah yang fondasinya rapuh. Beberapa rumah yang fondasinya kuat tahan berdiri dengan kokoh. Untuk membangun fondasi yang kokoh, butuh waktu dan dana yang besar agar bangunan yang dibangun di atasnya kuat, tahan gempa, tahan banjir, dan angin. Penghuni yang akan menempatinya pun aman di dalamnya.

Orang yang mendengar dan melakukan Sabda Allah seperti membangun rumah di atas batu. Telinganya mendengar hal-hal baik dan berharga dari Allah. Perbuatannya juga sesuai dengan apa yang didengar dari Allah. Kebaikan tersebut mengisi pengalaman yang mempengaruhi alam sadar dan tak sadar. Kebiasaan mendengar dan melakukan Sabda Allah menyadarkan orang bahwa Allah tinggal dalam dirinya untuk menguatkan, menopang, dan menolongnya. Kalau datang gangguan, cobaan, kesulitan, tantangan, hal itu semua tidak mampu merobohkan kebaikan yang ada justru semakin menyandarkan diri pada Allah.

Gereja mengajak kita pada masa Adven ini, agar meluangkan waktu untuk mendengar Sabda Allah dan membiarkan diri kita berlaku sesuai dengan tuntunan Sabda-Nya. Setia membangun diri dengan Sabda Allah  bagaikan membangun rumah di atas batu. Sikap ini akan memudahkan kita merasakan bahwa Allah tinggal bersama kita (GN).

 

Pelita Hati: Setia membangun diri dengan Sabda Allah  bagaikan membangun rumah di atas batu.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar