Senin, 05 November 2012

Renungan Harian: Kamis 8 Nopember 2012

Renungan Harian: Kamis 8 Nopember 2012

Luk 15:1-10

Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasa datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya, "Orang ini menerima orang-orang berdosa dan makan bersama dengan mereka." Maka Yesus menyampaikan perumpamaan berikut kepada mereka, "Siapakah di antaramu yang mempunyai seratus ekor domba lalu kehilangan seekor, tidak meninggalkan yang 99 ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau telah menemukannya, ia lalu meletakkannya di atas bahu dengan gembira. Setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: 'Bersukacitalah bersama aku. Sebab dombaku yang hilang telah kutemukan.' Aku berkata kepadamu, demikian juga akan ada sukacita di surga karena satu orang berdosa yang ....

 

KEGEMBIRAAN SURGAWI

Beberapa tahun silam saya kehilangan sebuah T-shirt. Baju itu merupakan kenangan dari orang yang saya cintai. Kejadian itu pun saya umumkan pada teman-teman sebiara. Semua mengaku tidak mengambilnya dan tidak melihatnya di mana pun. Setelah beberapa hari, tanpa ada alasan, saya memanjat jemuran. Saya berdiri di atas salah satu tiang besi jemuran dan memandang ke atap. Ternyata T-shirt itu terletak di talang air. Saya bersorak gembira dan memberitahukan kembalinya baju itu kepada setiap orang di rumah.

Kisah orang yang kehilangan baju ini serupa dengan seorang gembala dan pemilik dirham. Seorang pengembala tentu akan menyayangi domba gembalaannya. Ia akan membawanya ke padang rumput yang hijau, menuntunnya ke mata air yang jernih, melindunginya dari serangan binatang buas, merawatnya bila terluka, dan mencarinya ketika tersesat atau terpisah dari rombongannya, meskipun itu hanya seekor. Demikian juga dengan pemilik dirham akan berusaha menemukan dirhamnya yang hilang. Sukacitanya berlimpah saat ia menemukan dirham yang hilang itu. Satu dirham sungguh sangat berharga baginya.

Manusia adalah ciptaan Allah yang paling tinggi dan berharga. Tak ada ciptaan lain di bumi ini yang bisa menandinginya. Sedemikian berharga sehingga Allah tak berkenan jika ada satu dari manusia itu yang hilang dan binasa. Allah mengutus Putra-Nya ke dunia ini untuk mengumpulkan manusia yang tercerai berai dan menyatukannya menjadi satu keluarga. Yesus sangat bersukacita apabila Ia menemukan satu orang yang hilang itu. Hati-Nya berkobar-kobar begitu satu orang yang telah tersesat itu kembali ke pangkuan-Nya. Itulah kegembiraan surgawi (MM).

 

Pelita Hati: Allah mengutus Putra-Nya ke dunia ini untuk mengumpulkan manusia yang tercerai berai dan menyatukannya menjadi satu keluarga

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar