Senin, 05 November 2012

Renungan Harian: Kamis 1 Nopember 2012

Renungan Harian: Kamis 1 Nopember 2012

Mat 5:1-12a

Sekali peristiwa ketika melihat banyak orang yang datang, Yesus mendaki lereng sebuah bukit. Setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya. Lalu Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya, "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan  dipuaskan. Berbahagialah orang  yang murah hati, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya demi kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Surga. Berbahagialah kamu, jika demi Aku kamu dicela dan dianiaya, dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat; bersukacita dan bergembiralah, karena besarlah ganjaranmu di surga."

 

KITA DIPANGGIL KEPADA KEKUDUSAN

Manusia zaman ini sepertinya agak alergi mendengar kata kudus. Seolah-olah kata "kudus" itu terminologi manusia zaman lampau. Kudus berarti terpisah. Dipanggil kepada kekudusan berarti dipanggil kepada kebahagiaan. Orang yang paling berbahagia saat ini ialah para kudus. Mereka menjadi kudus karena teladan hidup mereka. Kekudusan berarti hidup seturut dengan kehendak Bapa.

Semua orang yang telah dibaptis dipanggil kepada kekudusan. Hidup kudus berarti selalu hidup dalam kasih Tuhan, terbuka akan bimbingan Tuhan. Kita bangga dan salut pada orang-orang kudus yang dengan rela mengikuti tuntunan Tuhan. Mereka menjadi kudus karena mereka tetap bersandar kepada Tuhan. Kita pun bisa menjadi kudus atau paling tidak mencicipi kekudusan itu di dunia ini bila kita tetap mengalami kebahagiaan dan senantiasa mencari perkara yang di atas.

Dengan merayakan Hari Raya Orang Kudus pada saat ini, semoga kita semakin diteguhkan dalam iman, harapan, dan cinta kasih sebagai keutamaan orang-orang kristiani. Kiranya orang-orang kudus yang telah mengalami kebahagiaan senantiasa mendoakan kita. Baiklah pada hari raya ini kita masing-masing meminta dukungan doa dari orang-orang kudus pelindung kita (MM).

 

Pelita Hati: Semua orang yang telah dibaptis dipanggil kepada kekudusan

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar