Jumat, 05 Oktober 2012

Renungan Harian: Sabtu 6 Oktober 2012

Renungan Harian: Sabtu 6 Oktober 2012

Luk 10:17-24

Pada waktu itu ketujuh puluh dua murid Yesus kembali dari perutusannya dengan gembira dan berkata, "Tuhan, setan-setan pun takluk kepada kami demi nama-Mu." Lalu kata Yesus kepada mereka, "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberi kalian kuasa untuk menginjak-injak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tiada yang dapat membahayakan kalian. Namun demikian, janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu terdaftar di surga." Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata, "Aku bersyukur kepada-Mu, ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Kau sembunyikan bagi orang bijak dan pandai, tetapi Kau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan di hati-Mu. Segala sesuatu telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tiada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak berkenan me-nyatakannya." Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada para murid dan berkata, "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kalian lihat. Karena Aku berkata kepadamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang....

Kegembiraan dalam Allah

Yesus bergembira mendengar pengalaman para rasul yang kembali dari tugas pewartaan. Dalam kegembiraan mereka memuliakan Allah. Keberanian para rasul memuliakan dan memuji Allah dengan jelas mau menunjukkan bahwa sukses yang mereka capai bukan karena kekuatan sendiri tetapi karena rahmat Allah yang bekerja dalam diri mereka. Karya mereka bukan suatu sukses pribadi melainkan karena penyelenggaraan ilahi.

Sebagai manusia beriman, dalam kehidupan sehari-hari kita pasti pernah mengalami dorongan dari dalam hati kita berupa sebuah kekuatan atau gerakan untuk melakukan sesuatu yang baik. Membuat kita mampu bertahan sekalipun dalam penderitaan karena tugas berat. Dorongan ini kalau kita sungguh menyadarinya itulah Roh Allah yang senantiasa mengarahkan kita untuk berbuat baik dan mampu berjuang mengatasi segala jenis rintangan. Untuk memupuk agar Roh Allah tetap berkarya dalam diri kita maka perlu senantiasa memelihara hidup doa dan meditasi dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pengalaman para rasul seperti yang kita baca dalam injil hari ini diajakarkan kepada kita bahwa hidup bergembira yang berasal dari kedekatan dengan Allah akan membawa ketenangan batin. Ini berarti perlu mengembangkan rasa syukur terus-menerus atas segala berkat kehidupan yang diterima dari Tuhan dalam setiap kejadian yang dialami, meskipun yang berat sekalipun (MES).

 

Pelita Hati: "Ya Tuhan, anugerahkanlah padaku rahmat agar dalam kelemahanku, kukenal kekuatan penjelmaan-Mu."

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar