Senin, 08 Oktober 2012

Renungan Harian: Jumat 12 Oktober 2012

Renungan Harian: Jumat 12 Oktober 2012

Luk 11:15-26

Sekali peristiwa, setelah Yesus mengusir setan, ada beberapa orang yang berkata, "Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, kepala setan." Ada pula yang mencobai Dia dan meminta tanda dari surga. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata, "Setiap kerajaan yang terpecah-pecah, pasti binasa. Dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jika iblis juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimana mungkin kerajaannya dapat bertahan? Sebab kalian berkata, bahwa Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusir setan? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. Apabila seorang yang kuat dan bersenjata lengkap menjaga rumahnya, amanlah segala miliknya. Tetapi jika seorang yang lebih kuat daripadanya menyerang dan mengalahkannya, maka orang itu akan merampas perlengkapan senjata yang diandalkannya, dan akan membagi-bagikan rampasannya. Barangsiapa tidak bersama Aku, ia melawan Daku ...

Mengusir Kuasa Setan

Adanya kejahatan di dunia dan banyak orang beragama terlibat dalam kejahatan itu, bagi kebanyakan orang menyebabkan rasa putus asa atau menantang kritik yang pedas. Argumen yang sering mereka ajukan adalah kalau Allah itu cinta kasih dan Putra-Nya telah menjadi manusia untuk menebus manusia, mengapa dunia nampaknya masih dikuasai oleh kejahatan? Apakah dunia belum ditebus? Pertanyaan dan sekaligus persoalan semacam ini kerap dilontarkan banyak orang bahkan kita pada diri kita sendiri.

Perang antara roh baik dan roh jahat merupakan gagasan Injil hari ini. Yesus kembali menunjukkan kuasa-Nya, yakni dengan mengusir roh jahat yang disebut dengan beelzebul. Kuasa yang ditunjukkan oleh Yesus ini sangat jelas dan pesannya pun sangat terang, yakni bahwa setiap orang dipanggil untuk menjadi lebih baik dan jangan mau  menjadi budak kejahatan. Dalam hidup keseharian kita lebih mudah tergoda mengikuti godaan setan karena tampak seolah-olah lebih indah dan menyenangkan padahal bila kita sadari sungguh bisa menyesatkan.

 Pesan Injil ini hendak menegaskan bahwa bila kita terus-menerus mendekatkan diri  pada Yesus maka kita akan berhasil mengusir segala bentuk kegelapan. Salah satu jalan untuk  memupuk kedekatan dengan Yesus adalah dengan doa.  Doa yang tulus akan mampu mengusir segala bentuk roh jahat. Tulus dalam arti jangan pernah mendua dalam memeluk sebuah kepercayaan. Hanya dengan kebulatan tekat mengikuti Yesus kita akan terbebas dari jerat setan (MES).

 

Pelita Hati: "Ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah. Dialah pencipta dan kita milik-Nya, kita umat-Nya, domba gembalaan-Nya." (Mzm 100:3)

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar