Selasa, 04 September 2012

Renungan Harian: Sabtu 8 September 2012

Renungan Harian: Sabtu 8 September 2012

Mat 1:1-16.18-23

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memper-anakkan Yehuda dan saudara-saudaranya, Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon, Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan Raja Daud, Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia, Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memper-anakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memper-anakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel. Sesudah...

Perempuan Istimewa

Dalam silsilah Yesus Kristus, sebagaimana terdapat dalam Injil Matius, ada empat nama perempuan disebutkan, yaitu Tamar, Rut, Istri Uria, dan Maria. Maria berada dalam puncak silsilah, yaitu perempuan yang mengandung dan melahirkan Yesus Kristus ke dunia. Kalau kita bolak-balik Kitab Suci, maka kita dapat melihat dengan jelas asal-usul dari keempat wanita itu. Maria sangat istimewa dan khusus bila dibandingkan dengan ketiga wanita pertama dalam silsilah itu.

Tradisi liturgi Gereja Katolik yang kudus, telah menetapkan salah satu pesta yang perlu dan penting dirayakan oleh umat Katolik, yaitu Pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Lewat perayaan ini, kita diajak untuk menaruh hormat dan memberi penghargaan kepada Bunda Maria, yang telah melahirkan Penyelamat kita. Allah telah menentukan dan menetapkan pilihan-Nya pada hamba-Nya Maria. Dan Gereja Kudus menghormati kelahiran Maria, sebagai awal sejarah kedatangan dan kelahiran Yesus Kristus yang lahir dari rahim seorang perempuan sederhana namun bersahaja ini. Allah telah memilih dan mempersiapkan Maria menjadi ibu Penyelamat sejak kejatuhan manusia pertama dalam dosa.

Kita semua adalah putra dan putri Maria, ibu Tuhan Kita Yesus Kristus dan ibu kita, yang senantiasa setia berdoa untuk kita kepada Putranya. Kita juga perlu meneladani cara hidup Maria dan Santo Yosef dalam keluarga kita masing-masing serta menempatkan Maria secara khusus dalam cinta kita dan dalam panggilan kekristenan kita (BS).

 

Pelita Hati: Kita perlu meneladani cara hidup Maria dan Santo Yosef dalam keluarga kita masing-masing.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar