Selasa, 18 September 2012

Renungan Harian: Jumat 21 September 2012

Renungan Harian: Jumat 21 September 2012

Mat 9:9-13

Pada suatu hari Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya, "Ikutlah Aku." Matius segera berdiri dan mengikuti Yesus. Kemudian, ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa, makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Melihat itu orang-orang Farisi berkata kepada murid-murid Yesus, "Mengapa gurumu makan bersama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Yesus mendengar dan berkata, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, melainkan orang sakit. Maka pelajarilah arti sabda ini, "Aku menginginkan belas kasihan, bukan persembahan." Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

 

IKUTLAH AKU!

Seorang pecandu narkoba akan sulit membebaskan diri dari kebiasaan itu jika dia selalu berteman dengan pecandu narkoba lain, apalagi bila orang di sekitarnya sudah tidak peduli lagi. Demikian juga dengan para koruptor akan semakin terjerumus jauh ke dunia korupsi bila semua sahabat-sahabatnya adalah orang yang senang korupsi.

Pengalaman itu juga terjadi dalam hidup Matius sebelum mengikuti Yesus. Ketika itu Matius dikenal sebagai seorang pendosa (pemungut cukai). Kata "setiap hari dia duduk di rumah cukai" merupakan gambaran bahwa hidupnya tergantung dari pekerjaan itu. Sahabat-sahabatnya juga pemungut cukai dan para pendosa. Hal ini dapat kita ketahui ketika Yesus makan bersama dia di rumahnya, banyak orang pendosa dan pemungut cukai yang ikut makan.

Ketika Yesus melihat Matius duduk di rumah cukai, Yesus berkata: "Ikutlah Aku". Mendengar ajakan itu Matius langsung berdiri dan mengikuti Yesus. Sapaan Yesus langsung mendapat tanggapan positif dari Matius. Dia "berdiri" dan "mengikuti" Yesus. Mulai saat itu dia meninggalkan rumah cukai dengan segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan itu untuk memulai babak baru dalam kehidupannya. Mulai hari itu terjadilah perubahan total dalam kehidupan Matius. Nama pendosa (pemungut cukai) berubah menjadi rasul dan kemudian menjadi penginjil.

Mungkin kita juga mempunyai kebiasaan buruk atau sedang terjerumus kepada dosa. Hari ini Yesus datang dan menyapa kita dengan sapaan: "Ikutlah Aku". Maukah kita bangkit, mengikuti Yesus, dan meninggalkan kebiasaan buruk dan keberdosaan kita selama ini? (AP).

 

Pelita Hati: Hidup kita tidak akan berubah apabila kita tidak hidup dengan mengikuti Yesus.

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar