Jumat, 24 Agustus 2012

Renungan Harian: Senin 27 Agustus 2012

Renungan Harian:  Senin 27 Agustus 2012

Mat 23:13-22

Pada suatu hari Yesus berkata kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, "Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi,

hai kalian orang-orang munafik, karena kalian menutup pintu Kerajaan Surga di depan orang. Sebab kalian sendiri tidak masuk dan kalian merintangi mereka yang berusaha masuk. Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian, orang-orang munafik, sebab kalian menelan rumah janda-janda sementara mengelabui indra orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kalian pasti akan menerima hukuman yang lebih berat. Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kalian, orang-orang munafik, sebab kalian mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kalian menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat daripada kalian sendiri. Celakalah kalian, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata, 'Bila bersumpah demi bait suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas bait suci, sumpah itu mengikat.' Hai kalian orang-orang bodoh dan orang-orang buta, manakah yang lebih penting, emas atau bait suci yang menguduskan emas itu? Dan kalian berkata,'Bila bersumpah demi mezbah, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi persembahan yang ada di atasnya, sumpah itu mengikat.' Hai kalian orang-orang buta, manakah yang lebih penting, persembahan atau mezbah yang menguduskan persembahan itu? Karena itu barangsiapa bersumpah....

 

Tuntunlah Mereka

Kita sangat heran melihat ahli Taurat dan kaum Farisi. Mereka seharusnya menuntun orang banyak untuk semakin dekat dengan Tuhan. Tetapi mereka malah membawanya ke jalan yang menyesatkan untuk kepentingan dan keuntungan mereka sendiri. Mereka  menutupi jalan orang menuju ke surga. Padahal Allah membukakan surga bagi semua manusia. Sebagai pemimpin agama seharusnya mereka menyediakan jalan agar manusia merasakan keindahan surga.

St. Monika yang kita peringati hari ini sangat baik menuntun putranya, St.Agustinus, untuk mengenal surga. Doanya sebagai ibu, senantiasa mendampingi anaknya. Bahkan sepanjang Agustinus dalam jalan kesesatan, St. Monika setia membuka pintu surga demi pertobatan dan kebahagiaan anaknya.

Pernahkah orang datang meminta tuntunan dari kita? Tuntunlah mereka ke jalan menuju surga lewat perbuatan baik kita. Kita bukakan pintu surga lewat damai, sukacita, dan iman kita pada Kristus. Kehadiran kita hendaknya membuat orang mengalami serasa sedang berjalan menuju kebahagiaan sempurna itu (MARS).

 

Pelita Hati: Tuntunlah sesama menuju surga lewat perbuatan baik.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar