Jumat, 06 Juli 2012

Renungan Harian: Selasa 10 Juli 2012

Renungan Harian: Selasa 10 Juli 2012

Mat 9 : 32-38

Pada suatu hari dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah setan diusir, orang bisu itu dapat berbicara. Maka heranlah orang banyak, katanya, "Hal semacam ini belum pernah dilihat orang di Israel!" Tetapi orang Farisi berkata, "Dengan kuasa penghulu setan ia mengusir setan." Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan mewartakan Injil Kerajaan Surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata Yesus kepada murid-murid-Nya,  "Tuaian memang banyak, tetapi sedikitlah pekerjanya. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

 

BERIMAN PADA KRISTUS

Tak diragukan lagi bahwa semakin banyak orang pintar pada zaman ini. Kepintaran itu bukan hanya dalam satu bidang melainkan pada berbagai bidang. Sayang kepintaran itu bukan digunakan untuk kebaikan bersama melainkan untuk mencari kekayaan pribadi masing-masing. Akibatnya kejahatan berdasi makin banyak dan merajalela menipu sesama. Modusnya pun sungguh canggih seperti lewat ponsel dan internet.

Yesus tak kalah pintar dan ahli dari orang zaman sekarang. Yesus pintar dan ahli dalam kata-kata, dalam perbuatan, dan dalam mukjizat. Ia berkeliling dari kota ke kota, dari desa ke desa, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit dan lemah. Yesus membebaskan mereka dari segala kesusahan. Yesus tidak pernah menyusahkan orang lain apalagi menipu seperti kebanyakan orang pintar dan ahli zaman ini bahkan terhadap orang terpinggirkan sekalipun.

Dalam Injil dikatakan "tergeraklah hati" Yesus, dalam bahasa Ibrani rachamin, yaitu rahim, awal mula kehidupan kita. Inilah kerahiman ilahi awal sejarah keselamatan bagi kita dan semua yang beriman kepada Kristus dan Gereja-Nya. Kita dipanggil untuk ambil bagian dalam karya kasih Tuhan. Hendaknya kita membuka diri kepada karya kasih Tuhan dengan harapan besar dan doa yang terus-menerus mengalir pada-Nya (SS).

 

Pelita Hati: Kerjakanlah proyek kasih Tuhan dengan tulus dan ikhlas.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar