Sabtu, 21 Juli 2012

Renungan Harian: Kamis 26 Juli 2012

Renungan Harian: Kamis 26 Juli 2012

Mat 13:10-17

Setelah Yesus menceritakan perumpamaan tentang orang penabur, murid-murid bertanya kepada-Nya, "Mengapa Engkau mengajar mereka dengan perumpamaan?" Jawab Yesus, "Kalian diberi karunia mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi orang-orang lain tidak. Karena barangsiapa mempunyai, akan diberi lagi; tetapi barangsiapa tidak mempunyai, maka apa pun yang ada padanya akan diambil juga. Itulah sebabnya Aku mengajar mereka dengan perumpamaan, karena biar pun melihat, mereka tidak tahu, dan biarpun mendengar, mereka tidak menangkap dan tidak mengerti. Maka pada mereka genaplah nubuat Yesaya, yang berbunyi: 'Kalian akan mendengar dan mendengar lagi, namun tidak mengerti, kalian akan melihat dan melihat lagi, namun tidak menanggap. Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan matanya melekat tertutup, agar jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya lalu berbalik sehingga Kausembuhkan.' Akan tetapi berbahagialah mata kalian sebab melihat, berbahagialah telinga kalian sebab mendengar. Sebab Aku berkata kepadamu, 'Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kalian lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kalian dengar, tetapi tidak mendengarnya."

 

ORANG ISTIMEWA

Orang istimewa di hati kita tentu orang-orang yang sungguh berarti dalam hidup kita. Keberartian mereka dalam hidup kita cukup beragam, di antaranya karena mereka bisa mengubah hidup kita sehingga kita menjadi berguna. Mereka bisa orangtua, sahabat, istri, suami, bahkan kekasih kita. Kepada mereka, kita bebas mengungkapkan isi hati kita dan berterus terang akan banyak hal bahkan rahasia sekalipun.

Yesus pun dekat dengan para murid-Nya bahkan sangat mengistimewakan mereka. Kepada murid-murid-Nya Yesus selalu mengatakan segala sesuatu secara terus terang. Sementara pada orang lain, Yesus menyatakan sesuatu dengan perumpamaan. Hal ini dilakukan Yesus agar para murid mengenal-Nya secara jelas dan mengerti misi dan visi-Nya, yaitu mewartakan Kerajaan Allah. Dengan memahami hal itu, Yesus berani mengutus para murid-Nya mewartakan Kerajaan Allah.

Apakah kita telah mengenal Yesus? Semoga kita bukan seperti yang diramalkan nabi Yesaya bagi orang yang bebal hati: "Kamu akan mendengar dan mendengar, namun tidak mengerti; kamu akan melihat dan melihat, namun tidak menanggap." Marilah kita apabila belum mengenal Yesus ataupun sudah memperbarui diri, merubah sikap kita ke arah yang lebih baik lagi. Semoga! (RBM)

 

Pelita Hati: Orang istimewa dalam diri Yesus adalah mereka yang mengenal-Nya secara dekat.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar