Minggu, 20 Mei 2012

Renungan Harian: Rabu, 23 Mei 2012

Renungan Harian: Rabu, 23 Mei 2012

Yoh 17:11b-19

Dalam perjamuan malam terakhir Yesus menengadah ke langit dan berdoa bagi semua murid-Nya, "Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku. Aku telah menjaga mereka, dan tidak seorang pun dari mereka yang binasa selain dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu. Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka, dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Aku tidak meminta supaya Engkau melindungi mereka dari yang jahat. Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian....

 

YESUS ADALAH KASIH NYATA BAPA UNTUK KITA

Injil hari ini merupakan kelanjutan Injil yang kemarin. Yesus "berkomunikasi" dengan Bapa-Nya perihal para pengikut-Nya. Yesus sungguh mencintai, menjaga, melindungi, dan memelihara mereka. Mereka tetap bersatu dan bersaudara. Semoga mereka tetap menjalin tali persaudaraan ini kendati Yesus akan berangkat dan naik ke Surga. Yesus menyadari betapa berat tantangan dan perjuangan yang dihadapi mereka. Dunia membenci mereka sebab mereka bukan milik dunia.

Yesus berserah total kepada Allah untuk senantiasa juga menjaga dan melindungi mereka. Sungguh indah kepedulian dan perhatian Yesus ini. Ia benar menjadi guru sejati yang memberikan segalanya kepada mereka yang Ia kasihi. Ia tidak ingin para murid-Nya tercerai berai karena kejahatan yang menguasai dunia. Karena itulah, Yesus memohon Bapa agar dengan Kuasa-Nya tetap menjaga dan memelihara mereka.

Harapan Yesus kepada para pengikut-Nya itu juga harapan-Nya untuk kita. Doa Yesus bagi mereka, juga doa Yesus bagi kita. Bersatu teguh dalam kasih Bapa. Yesus adalah bentuk Kasih Bapa yang nyata bagi kita. Dalam Yohanes 3:16 dikatakan, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya akan selamat."

Yesus adalah kasih sejati. Ia telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan dan kesatuan kita dengan Allah. Dan sebelum Ia berangkat, Ia berdoa untuk kesatuan kita. Semoga doa Yesus itu berbuah dalam hidup kita, dengan memelihara dan menjaga kesatuan kita satu sama lain (YIS).

 

Pelita Hati: Yesus adalah kasih sejati sebab Ia telah mengorbankan diri-Nya demi keselamatan dan kesatuan kita dengan Allah.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar