Selasa, 15 Mei 2012

Renungan Harian: Jumat 18 Mei 2012

Renungan Harian: Jumat 18 Mei 2012

Yoh 16:20-23a

Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira, dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa pada-Ku."

 

PERJUANGAN YANG  BERBUAH KEMANISAN

Injil hari ini mengisahkan pengalaman manusiawi yang akan dialami oleh para murid, seperti sedih, menderita, meratap, dan menangis. Ini konsekuensi sebagai murid bahwa Dunia tidak menerima bahkan akan membenci mereka. Tetapi Yesus menegaskan bahwa perjuangan sampai akhir dan kesetiaan yang teguh akan mendapatkan ganjaran yang berlimpah yakni, kegembiraan, sukacita. Yesus memberikan suatu pengalaman seorang ibu yang dalam proses melahirkan ia sangat menderita, tetapi ketika proses itu selesai dan ia melihat bayinya, ia sangat bergembira dan melupakan penderitaannya.

Yesus menegaskan suatu perjuangan dan kesetiaan. Berjuanglah senantiasa dan setialah dengan tugas yang diemban. Penderitaan dan tantangan tidak akan sebanding dengan ganjaran kegembiraan dan sukacita abadi yang akan diberikan kelak.

Kadang pengalaman yang dirasakan oleh para murid juga kita alami sebagai orang Kristen. Banyak tantangan yang kita alami sebagai orang Kristen baik dari diri kita sendiri maupun dari orang lain. Kita memang kerap mengalami ujian iman. Dan tidak mustahil penderitaan yang berat akan kita alami. Maka sapaan Yesus pada hari ini juga berlaku untuk kita, berjuang dan setia. Ia telah bersama kita. Siapa yang tetap setia akan mendapat ganjaran, hidup yang kekal dan kebahagiaan abadi (YIS).

 

Pelita Hati: Berjuanglah senantiasa dan setialah dengan tugas yang diemban.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar