Senin, 26 Maret 2012

Renungan Harian: Rabu 28 Maret 2012

Renungan Harian: Rabu 28 Maret 2012

Yoh 8:31-42

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya, "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, maka kamu benar-benar murid-Ku, dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." Jawab mereka,"Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapa pun. Bagaimana Engkau dapat berkata : Kamu akan merdeka?" Kata Yesus kepada mereka,"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa, dan hamba tidak tetap tinggal di rumah; yang tetap tinggal dalam rumah adalah anak. Tetapi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka. Aku tahu, bahwa kamu adalah keturunan Abraham, tetapi kamu berusaha untuk membunuh Aku karena firman-Ku tidak beroleh tempat di dalam kamu. Apa yang Kulihat pada Bapa, itulah yang Kukatakan, seperti halnya kamu melakukan apa yang kamu dengar dari bapamu." Jawab mereka kepada-Nya,"Bapa kami ialah Abraham." Kata Yesus kepada mereka, "Sekiranya kamu adalah anak-anak Abraham, tentulah kamu mengerjakan pekerjaan yang dikerjakan oleh Abraham. Tetapi yang kamu kerjakan ialah berusaha membunuh Aku: Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah! Pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan kamu sendiri." Jawab mereka,"Kami tidak...

 

MEMBERIKAN GARANSI

Seorang pemuda membeli sepeda motor kredit. Baru dipakai dua minggu dengan kemudahan uang muka hanya ratusan ribu rupiah, kebosanan menggodanya. Lantas dia pergi ke sawah naik sepeda motor lalu sepeda motor itu digantungkannya pada cabang pohon. Sepeda motor itu pun dihidupkan dengan persneling tinggi selama beberapa waktu. Tak lama kemudian ia pulang ke rumah dengan membawa sepeda motor yang rusak. Dia membawa sepeda motor rusak itu pada dealer dan minta ganti dengan alasan rusak karena masih ada garansi sehingga bisa diganti dengan yang baru. Suatu pilihan dan perbuatan yang salah.

Dalam bacaan pertama kita melihat ada tiga pemuda yang disuruh memilih: mau menyembah patung emas atau dibakar hidup-hidup. Mereka memilih dibakar daripada taat kepada raja yang menyamakan dirinya sebagai tuhan. Lewat api mereka diselamatkan oleh Allah yang lebih kuasa daripada segala raja di bumi.

Banyak tantangan yang kita hadapi. Tidak cukup mengaku keturunan Abraham untuk jaminan hidup. Begitu juga kita sekarang. Tidak cukup hanya mengaku dirinya sebagai orang Katolik tetapi kewajiban lainnya diabaikan. Siapa yang berbuat dosa dia menjadi hamba dosa. Sabda Allah sanggup memberikan kebebasan sejati. Menerima Yesus sebagai Sang Sabda yang hidup maka kita akan diselamatkan (BTK).

 

Pelita Hati: Berbahagialah orang yang mendengarkan Sabda Allah dan tekun melaksanakannya.

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar