Selasa, 21 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Senin, 27 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Senin, 27 Februari 2012

Mat 25 : 31 – 46

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya, dan Ia akan memisahkan mereka seorang daripada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing; Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya, dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Lalu Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Maka orang-orang benar itu akan bertanya kepada-Nya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?....

 

PERBUATAN BAIK

Suatu hari tinggallah seorang gadis remaja di rumah. Dia bertugas menjaga rumah dan seluruh isinya. Ayah dan ibunya sibuk dengan aktivitas harian mereka. Ketika ia sedang duduk santai di teras rumah datanglah seorang "Salesman" yang berpenampilan rapi dan sopan menghampiri dia sambil menawarkan barang dagangannya. Di sela-sela percakapan, salesman itu meminta segelas air putih, dengan berkata, "Saya haus". Tanpa pikir panjang, gadis itu segera mengambil segelas air putih dan memberikan kepadanya tanpa menaruh rasa curiga sedikit pun.

Kebaikan dan keikhlasan gadis itu memberikan segelas air putih kepada salesman itu sungguh terpuji. Ia tidak sedikit pun curiga pada salesman itu. Niat dan pikirannya hanya menolong agar salesman itu tidak kehausan lagi. Niat itu spontan ia laksanakan ketika ada permintaan dari salesman itu.

Injil hari ini berbicara mengenai upah yang akan diterima oleh seseorang di kehidupan yang akan datang. Perbuatan baik yang kita lakukan semasa hidup di dunia ini sangat menentukan kehidupan kita di masa yang akan datang. Singkatnya, jika di dunia ini kita berbuat baik terhadap sesama maka di masa akan datang Tuhan akan menimbangnya untuk memberikan yang terbaik pula bagi kita. Sebaliknya, bila di dunia kita tidak melakukan perbuatan yang baik maka Tuhan pun akan menimbangnya untuk memberikan apa yang terbaik bagi kita sesuai perbuatan tidak baik yang kita lakukan. Semoga kita dapat memilih perbuatan yang baik selama hidup di dunia ini ... (SKw)

 

Pelita Hati: "Berilah apa yang bisa kamu beri, lakukanlah apa yang bisa kamu perbuat karena itu semua adalah jalan menuju Bapa."

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar