Minggu, 12 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Senin, 13 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Senin, 13 Februari 2012

Mrk 8:11-13

Sekali peristiwa datanglah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta daripada-Nya suatu tanda dari surga. Maka mengeluhlah Yesus dalam hati dan berkata,  "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu,  Sungguh kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberikan tanda." Lalu Yesus meninggalkan mereka. Ia naik ke perahu dan bertolak ke seberang.

 

TANDA DARI SURGA

Seorang ibu histeris serta memberontak ketika mendapat berita bahwa putranya meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Kesedihan ibu itu sangat mendalam sebab dia hanya memiliki seorang putra dan putranya ini baru selesai studi. Bahkan putranya ini telah diterima bekerja pada perusahaan besar luar negeri. Maut tidak bisa dielakkan saat pengendara melanggar peraturan lalu lintas yang sungguh rawan kecelakaan. Tetapi banyak pengendara tidak menaati tanda-tanda lalu lintas dengan baik. Jika setiap pengendara memperhatikan tanda-tanda lalu lintas dan tidak melanggarnya maka peristiwa kecelakaan itu tidak terjadi. Namun, sering kali para pengendara tak mau tahu pokoknya tancap gas akibatnya, maut menanti.

Injil hari ini berbicara mengenai tanda-tanda dari surga. Di mana orang-orang Farisi meminta tanda yang pernah dibuat oleh Yesus selama hidup-Nya padahal sudah banyak tanda yang dibuat Yesus, hanya orang Farisi itu tidak  mengindahkannya. Maka Yesus sangat kecewa pada pernyataan kaum Farisi itu, sehingga Yesus tidak memberikan tanda apa pun kepada mereka. Mereka mau menjebak Yesus untuk mempersalahkan-Nya. Yesus pun tidak menghiraukan orang-orang yang mencobai-Nya. Yesus malah meninggalkan mereka tanpa diberi tanda karena Yesus mengetahui isi hati mereka yang tidak murni.

Demikian juga dengan kita, Yesus telah membuat tanda-tanda agar kita selalu memperhatikan keselamatan kita dengan baik yang mana jika kita tidak menaati ajaran-ajaran Yesus maka kita tidak akan selamat atau mati.  Kalau saya merenungkan dalam hidup saya, bahwa keterbukaan hati untuk mengindahkan semua perintah Tuhan maka hidup saya akan selalu dilindungi Tuhan. Semoga kita tidak buta dan tuli dalam melihat dan mengindahkan tanda-tanda keselamatan kita.  Amin (SKw).  

 

Pelita Hati: "Jika kita tidak menaati ajaran-ajaran Yesus maka kita tidak akan selamat."

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar