Minggu, 12 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Selasa, 14 Februari 2012

RENUNGAN HARIAN: Selasa, 14 Februari 2012

Mrk 8:14-21

Pada suatu hari murid-murid Yesus lupa membawa roti. Hanya sebuah roti saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya, "Berjaga-jaga dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes." Maka mereka berpikir-pikir, dan seorang berkata kepada yang lain, "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti." Ketika Yesus tahu apa yang mereka perbincangkan,

Ia berkata,"Mengapa kalian memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kalian memahami dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kalian mempunyai mata, tidakkah kalian melihat? Dan kalian mempunyai telinga, tidakkah kalian mendengar? Sudah lupakah kalian waktu  Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kalian kumpulkan?" Jawab mereka,"Dua belas bakul." "Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti yang kalian kumpulkan?

Jawab mereka,"Tujuh bakul." Lalu kata Yesus kepada mereka, "Masihkah kalian belum mengerti?"

 

TETAP WASPADA

Pertengahan Mei yang lalu beberapa suster berangkat ke suatu daerah yang cukup jauh. Seperti biasanya kalau mau bepergian dalam waktu yang lama, segala sesuatu perlu dipersiapkan. Maka mereka pun mempersiapkan segala keperluan di tempat yang akan mereka tinggali.  Dari hal makan dan minum sampai peralatan tidur dan sebagainya.

Dalam Injil hari ini Yesus mengingatkan para murid-Nya dalam suatu perjalanan agar waspada terhadap pengaruh ajaran orang Farisi dan para ahli Taurat. Yesus sungguh tidak mau bahwa para murid-Nya terpengaruh oleh ajaran-ajaran yang sesat dari kaum Farisi. Ia dengan tegas menyadarkan mereka supaya tetap waspada. Namun, rupanya para murid Yesus itu lamban menangkap maksud perkataan Yesus. Akibatnya, mereka sibuk dengan urusan jasmani, yaitu mengenai roti yang tidak mereka bawa. Padahal mereka ikut menyaksikan waktu Yesus memperbanyak roti, tetapi para murid belum juga memahami apa yang telah dibuat Yesus.

Dalam hidup sehari-hari tidak jarang kita pun seperti para murid yang sibuk dengan urusan-urusan duniawi sehingga kurang peduli dengan peringatan Yesus untuk keselamatan jiwa. Kadang-kadang kita pun lamban hati untuk memahami atau mengerti dengan jelas ajaran Yesus. Orang yang  membuka hati untuk mendengarkan pesan-pesan Yesus adalah orang yang selalu waspada terhadap pengaruh ajaran-ajaran kaum Farisi. Kedua orang kudus hari ini, St.Sirilus dan Metodius, mengajak kita untuk selalu setia mempertahankan iman kita akan Yesus (SKw).

 

Pelita Hati: "Setialah mempertahankan iman akan Yesus apa pun yang terjadi."

 

Diambil dari Nyalakanlah Pelita Hatimu, Renungan Harian 2012, Penerbit Bina Media Perintis, Medan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar